Ahmadi Sopyan Optimistis KEK Akan Masif Serap Tenaga Kerja Lokal

KEK itu nantinya akan dibuat per cluster untuk titik-titik destinasi wisata. Jadi apa yang ada di sana tidak ada

Ahmadi Sopyan Optimistis KEK Akan Masif Serap Tenaga Kerja Lokal
Bangkapos
Ahmadi Sopyan 

BANGKAPOS.COM--Tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel), Ahmadi Sopyan optimistis dengan ditentukannya dua kawasan ekonomi khusus (KEK) akan mampu tersedia lapangan kerja baru.

Ahmadi berharap nantinya lapangan kerja yang tersedia diisi tenaga kerja lokal.

"KEK itu nantinya akan dibuat per cluster untuk titik-titik destinasi wisata. Jadi apa yang ada di sana tidak ada di tempat lain. KEK ini ke depannya akan banyak melibatkan tenaga kerja," kata Ahmadi Sopyan di Pangkalpinang.

Ahmadi Sopyan yang mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil Babel ini juga mengatakan pariwisata Babel tidak hanya bergantung pada tempat-tempat wisata andalan tapi juga kekayaan kuliner.

Namun demikian, diakui Ahmadi sajian kuliner saat ini belum bisa menjadi komoditas jual yang menguntungkan.

Menurutnya perlu kemasan yang menarik agar makanan khas Babel bisa menjadi barang yang siap jual dan menarik.

"Jika memerhatikan sektor pariwisata, tidak terlepas dari kuliner. Kuliner dengan rasa khasnya termasuk bagian dari pariwisata.

Kita masih kurang dalam sisi packaging. Mesti ada inovasi baru agar banyak orang membeli, salah satunya dengan menciptakan kemasan yang lebih menarik," terang politisi Gerindra ini.

Ahmadi Sopyan menambahkan dengan dibangunnya KEK di wilayah Provinsi Kepulauan Babel mesti memberdayakan para pelaku usaha lokal.

Dengan begitu, pembangunan KEK bisa berdampak positif pada pembangunan Bangka Belitung.

"SDM dari daerah dibangunnya KEK harus diberdayakan. Mereka tinggal mengajukan tempat usaha di kawasan tersebut supaya usaha-usaha yang dibuka di KEK itu milik putra daerah," pungkasnya.

Seperti diketahui, Bangka Belitung merupakan daerah kepulauan yang berganting pada hasil laut dan wisata.

Berdasarkan catatan sepanjang tahun 2017 lalu saja pendapatan asli daerah (PAD) Babel mencapai sekitar 43,7 persen ditopang dari wisata.

Terlebih dengan ditetapkannya Tanjung Gunung dan Sungailiat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maka akan menjadikan Bangka Belitung sebagai daerah wisata populer di Indonesia bagian barat.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved