Berita Bangka Selatan

Petani Bangka Selatan Keluhkan Harga Lada Anjlok: Kami Pertanyakan Upaya Pemerintah

Harga lada 2017 berada Rp.100.000 ribu hingga Rp.120.000 per kilogram. Namun pasca anjlok sampai saat ini harga terus merosot

Petani Bangka Selatan Keluhkan Harga Lada Anjlok: Kami Pertanyakan Upaya Pemerintah
Dokumen Bangka Pos
Petani Lada Puput, Lilik saat menunjukan daun lada yang kini sudab mulai menghijau sejak dipakai pupuk organik MIA 

BANGKAPOS.COM  - Harga jual lada, sampai saat ini belum juga stabil.  Bahkan dari tahun ke tahun terus anjlok.

Padahal Februari 2017 silam,  harga lada berada  di kisaran Rp.100.000 ribu hingga Rp.120.000 per kilogram. Namun pasca anjlok sampai saat ini harga terus merosot dikisaran  Rp.46.000 hingga Rp.50.000 per kilogram.

Wadi petani lada asal Desa Jeriji, mengaku cemas lantaran harga lada tak kunjung membaik. Tak hanya berimbas pada  minim nya pendapatan dan kebutuhan sehari hari,  namun juga pendikan.

"Kalau harga lada begini terus pak, jangankan untuk bayar SPP sekolah anak, untuk makan sehari-hari juga kami mulai kebingungan. Dulunya kalau jual satu karung saja bisa untuk makan lebih dari satu bulan, sekarang boro-boro," ungkapnya kepada awak media, Senin (25/2/2019)

Senada dikeluhkan Thomas, Petani lada di dusun meleset Desa Bencah, Kecamatan Airgegas.  Ia pun mempertanyakan upaya  serta terobosan pemerintah memperbaiki harga jual lada.

"Kami pertanyakan upaya pemerintah  dalam membantu petani meningkatkan kembali harga lada. kalau terus seperti ini  bagaimana nasib petani lada kedepan," ujar Thomas. 

Dirinya berharap,  pemerintah tak tinggal diam dengan harga jual lada yang tak kunjung stabil. Sebab jika, kondisi tersebut terus terjadi, minat masyarakat bertani lada kian terkikis.

Padahal, Bangka Belitung merupakan salah satu daerah penghasil lada terbesar. 

"Kami harap pemimpin daerah ini tidak tinggal diam,  lakukan diplomasi, lobi-lobi serta kerjasama yang baik agar harga lada bisa stabil seperti dulu," harapnya. 

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved