Rudianto Tjen Dukung Program B20, Solusi Meningkatkan Produksi Petani Sawit di Bangka Belitung

Rudianto Tjen mengatakan saat ini pemerintah pusat sedang mengusahakan alternatif biodiesel melalui olahan kelapa sawit.

Rudianto Tjen Dukung Program B20, Solusi Meningkatkan Produksi Petani Sawit di Bangka Belitung
Bangka Pos/Nurhayati
Rudianto Tjen silaturahmi bersama warga Desa Air Duren, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Minggu (24/2). 

BANGKAPOS.COM - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel), Rudianto Tjen, mengatakan bahwa saat ini pemerintah pusat sedang mengusahakan alternatif bahan bakar nabati (Biodiesel) melalui olahan kelapa sawit.

Hal tersebut, merupakan kebijakan yang sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang disebut dengan program Biodiesel 20% (B20).

Dikatakan Rudi, bahwa program tersebut adalah upaya meningkatkan produktivitas petani kelapa sawit di Indonesia, termasuk Babel.

"Minyak sawit ini sekarang sedang diusahakan oleh pemerintah untuk membikin solar (Biodiesel), Seperti untuk minyak solar mobil, minyak solar mesin-mesin," kata Rudianto Tjen, Minggu (24/2).

"Supaya melalui program tersebut, kita bisa meningkatkan produktivitas hasil petani-petani kelapa sawit kita," sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, bahwa saat ini program tersebut sudah berjalan di beberapa daerah. Akan tetapi, untuk Babel dikatakan Rudi, belum memungkinkan untuk mengolah minyak sawit tersebut menjadi biodiesel.

"Dan sekarang sudah di beberapa daerah di Sumatera, yang punya cadangan sawit yang cukup sekarang ini sudah dibikin solar (Biodiesel), dan memang di Bangka ini sampai hari ini kita belum punya kemampuan untuk membuat minyak sawit itu menjadi solar (Biodiesel)," tandas Rudi.

Rudi menambahkan pengolahan bahan bakar nabati tersebut salah satunya sudah ada di Palembang, dan dia berharap, jika program tersebut sudah optimal, maka hasil kelapa sawit di Babel bisa terjual sebagai bahan pengolahan biodiesel kedepan.

Rudi juga berharap, jika program B20 itu berjalan dengan baik, maka warga Babel akan ikut diuntungkan dengan meningkatnya harga jual hasil kebun sawit warga Babel secara terus-menerus.

"Tetapi, Kita tunggu saja, dalam waktu tidak terlalu lama lagi di Palembang akan memperluas pabrik sawit untuk solar ini, dan kita harapkan kalau seandainya di Palembang sana pabriknya sudah diperluas, sawit-sawit juga akan dibeli dan dibawa ke Palembang untuk dijadikan minyak solar," jelas Rudi. (chy)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved