Berita Pangkalpinang

Inilah Titik Blackspot Area Pangkalpinang hingga Penyebab Lakalantas

Area ini merupakan kawasan yang kerap terjadi kecelakaan secara berulang.

Inilah Titik Blackspot Area Pangkalpinang hingga Penyebab Lakalantas
Bangkapos/irakurniati
Kanit laka Satlantas Polres Pangkalpinang, Ipda Komang Ayu 

BANGKAPOS.COM  - Kanit kecelakaan Satuan lalu lintas Polres Pangkalpinang, Ipda Komang Ayu, menuturkan, wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya memiliki daerah rawan atau yang biasa disebut blackspot area.

Area ini merupakan kawasan yang kerap terjadi kecelakaan secara berulang. Seperti di Jalan Selan dan Simpang jeruk (Jalan Koba), Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Kawasan Gabek, Girimaya, dan sekitaran perumahan Citraland, Air itam, Pangkalpinang.

Tak dipungkiri, menurutnya, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Pangkalpinang ini didominasi lantaran kelalaian pengguna jalan raya. Biasanya pengunaan helm yang dilanggar oleh pengendara roda dua maupun memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, mengantuk atau tidak fokus menjadi alasan terjadinya lakalantas

"Kebanyakan di daerah itu. Ditambah lagi, pengendara yang ngebut, tidak memakai kelengkapan berkendara, apalagi kalau di jalan Koba itu kan cenderung malam hari gelap karena kurang penerangan, mereka bawa kendaraan suka terlena dengan keselamatan itu." jelas Komang, Selasa (26/2/2019).

Dia mengatakan, untuk menekan kecelakaan lalu lintas, pihaknya bersama jasa raharja melakukan upaya pencegahan, melalui pemasangan spanduk himbauan kecelakaan lalu lintas di sejumlah titik blackspot area.

Selain pemasangan spanduk himbauan, melalui unit dikyasa satlantas juga telah menyebar ke sekolah-sekolah maupun lingkungan masyarakat untuk memberikan sosialisasi keselamatan lalu lintas.

"Di blackspot area kita pasang spanduk peringatan kalau disini sudah terjadi kecelakaan lalu lintas seperti itu, gunanya agar pengguna jalan raya itu tau dan mempertimbangkan untuk ngebut-ngebutan dan hal-hal yang dapat merugikan keselamatan dirinya." sebut Komang.

Kecelakaan lalu lintas di wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya mengalami penurunan diawal 2019. Januari hingga saat ini, hanya tercatat satu laporan kecelakaan. Sementara di tahun 2018, ada 52 laporan kecelakaan dengan total korban meninggal dunia sebanyak 32 korban dan kerugian materil mencapai Rp 183 juta. Rata-rata usia pengendara yang terlibat kecelakaan ini berkisar 18 - 35 tahun.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved