Berita Pangkalpinang

IWAPI Minta Pemerintah Turunkan Bunga KUR Jadi 5 Persen

Diah Anita Prihapsari mendorong pemerintah untuk menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi 5 persen.

IWAPI Minta Pemerintah Turunkan Bunga KUR Jadi 5 Persen
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Ketua Umum Ikatan Pengusaha Wanita (IWAPI), Diah Anita Prihapsari. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Umum Ikatan Pengusaha Wanita (IWAPI), Diah Anita Prihapsari mendorong pemerintah untuk menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi 5 persen.

Diah menyebutkan, pihaknya telah berjuang ke pemerintah pusat hingga ke presiden untuk menurunkan suku bunga ini agar harga produksi pelaku usaha khususnya wanita juga bisa menurun.

"Kami terus berjuang mengirimkan permohonanan kepada pemerintah untuk menurunkan bunga KUR. Di Indonesia saat ini 7 persen, di Thailand bisa 2,5 persen pertahun, kita berharap di Indonesia paling tidak bisa turun menjadi 5 persen," katanya usai melantik DPD IWAPI Bangka Belitung, Selasa (26/2/2019).

Ia menyebutkan Non Performing Loan (NPL) pelaku UMKM sangat kecil, hal ini seharusnya bisa menjadi pertimbangan pemerintah untuk menurunkan bunga KUR.

"NPL pelaku usaha UMKM hampir o persen, pengusaha perempuan juga jarang ngemplang bank, ini yamg harus jadi perhatian utama pemerintah. Indonesia 2030 akan menjadi negara dengan ekonomi tertinggi jika dilakukanb pemberdayaan berkala," katanya.

Ia menyebutkan dengan turunnya bunga KUR, maka harga produksi akan semakin turun dan harga produk yang dijual akan semakin murah.

"Dihitung omset yang memanfaatkan KUR kan usaha kecil, artinya kalau KUR bisa diturunkan jadi 5 persen, pemerintah pro perempuan pengusaha. Kita akui sekarang banyak program yang sangat membantu, misalnya pajak UMKM dari 1 persen turun 0,5 persen, pengembangan infrastuktur transportasi ini mengefisienkan biaya transportasi diturunkan, biaya produksi turun, harga jual turun," ujarnya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved