Debat Capres 2019

Soal Foto Simbol 2 Jari, Gubernur Bangka Belitung Tak Bersalah

Terkait simbol tersebut merupakan simbol lestari dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan RI, Bawaslu kata Jafri sudah meminta klarifikasi.

Soal Foto Simbol 2 Jari, Gubernur Bangka Belitung Tak Bersalah
(Bangka Pos / Hendra)
Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Bawaslu Babel, Jafri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memutuskan bila Gubernur Babel Erzaldi Rosman tak melanggar aturan terkait foto simbol 2 jari membentuk huruf L.

Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Bawaslu Babel, Jafri kepada bangkapos.com, Selasa (26/2/2019) mengatakan Bawaslu sudah meminta keterangan saksi-saksi dan penyelenggara acara. Termasuk rekaman video saat acara berlangsung.

“Kita sudah minta klarifikasi dari panitia acara, Yayasan Bangka Lestari, 2 saksi dari ASN. Sedangkan saksi pelapor tidak hadir kita panggil. Hasilnya sudah  kita plenokan tidak ditemukan adanya pelanggaran pasal 281, 282, dan 283 Undang-undang No. 7 tahun 2017,” kata Jafri.

Terkait simbol tersebut merupakan simbol lestari dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan RI, Bawaslu kata Jafri sudah meminta klarifikasi.

“Dari Kementrian LHK menyampaikan tidak ada aturan resmi soal penggunaan simbol 2 jari itu. Simbol itu Cuma kebiasaan yang dilakukan Kementrian LHK saat melakukan penanaman pohon di Kementrian LHK,” jelas Jafri.

Dari bahan keterangan tersebut dianalisis tidak ada batasannya. Penggunaan simbol tersebut sangat luas. Harus ada kaitan peristiwanya bila memang simbol itu digunakan berkampanye.

“Karenanya kita putuskan tidak ada pelanggaran kampanye. Kita harus lihat juga urutan peristiwanya, baik penggunaan 1 jari ataupun 2 jari itu,” kata Jafri.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved