BMKG Nyatakan Potensi Hujan Masih Tinggi, Sejumlah Daerah di Bangka Sudah Terendam Banjir

BMKG Nyatakan Potensi Hujan Masih Tinggi, Sejumlah Daerah di Bangka Sudah Terendam Banjir

BMKG Nyatakan Potensi Hujan Masih Tinggi, Sejumlah Daerah di Bangka Sudah Terendam Banjir
bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Proses evakuasi buku-buku siswa akibat banjir seukuran paha orang dewasa atau sekitar 1,2 meter sedang dilakukan oleh masyarakat dan aparat di sekitar SD Negeri 6 Deniang 

Menurut Fauzi untuk di Desa Kayubesi beberapa warga yang rumahnya terendam banjir dievakuasi ke lokasi yang aman karena khawatir buaya dari sungai yang mendekati pemukiman warga yang terendam.

"Untuk di Desa Kayubesi dari informasi yang kami peroleh Laskar Sekaban melakukan evakuasi di Desa Kayubesi," kata Fauzi.

Untuk itu pihaknya dari penanggulangan banjir tetap berada di lapangan untuk mengantisipasi dan mengambil langkah terbaik penangulangan banjir tersebut.

Kondisi banjir di kabupaten bangka
Kondisi banjir di kabupaten bangka ((ist/bidang penanggulangan bencana satpol pp kabupaten bangka))
Kondisi banjir di SDN 6 Deniang Kecamatan Riausilip
Kondisi banjir di SDN 6 Deniang Kecamatan Riausilip ((ist/bidang penanggulangan bencana satpol pp kabupaten bangka)

Tak hanya sejumlah pemukiman warga, namun jalan aspal rusak parah dilanda banjir yang terjadi di Sungailiat. Selain itu beberapa fasilitas umum, tak dapat digunakan, Kamis (28/2/2019).

Pj Sekda Bangka, A. Mucksin kepada Bangka Pos, Kamis (28/2/2019) mengaku sudah menurunkan tim. Berbagai upaya dilakukan Pemkab Bangka, terkait Persoalaan ini.

"Yang jelas ada beberapa titik terendam air. Namun kondisi paling vital ada dua titik, yaitu sekitar Jembatan Desa Kayubesi Puding Besar dan SD Deniang Riausilip," katanya

Sementara itu jalan aspal Parit 1 Kudai Kecamatan Sungailiat Bangka putus. Jalan perbatasan penghubung Kecamatan Sungailiat dengan Desa Karyamakmur Kecamatan Pemali tak dapat dilalui karena aspal terbelah dua.

"Ya..jalan di Parit 1 Kudai juga putus. Maka kita akan pasang rambu tanda bahaya, sebagai langkah awal. Langkah berikutnya perbaikan," kata Muksin. (Bangkapos/TeddyMalaka/Nurhayati/FeryLaskari)

Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved