Berita Pangkalpinang

Pesan Kepala BKN RI Bima Haria Pada CPNS Pemkot: Kalau Anda Cari Uang, Anda Salah Karier

Bima bahkan sempat ber-selfie di tengah-tengah kerumunan para CPNS Pemkot hasil rekrutmen 2018 ini. Pun demikian dengan Molen.

Pesan Kepala BKN RI Bima Haria Pada CPNS Pemkot: Kalau Anda Cari Uang, Anda Salah Karier
BANGKA POS/ DEDY QURNIAWAN
Kepala BKN RI Bima Haria selfie bersama para CPNS Pemkot Pangkalpinang rekrutmen 2018 di ruang OR, Kantor Wali Kota, Kamis (28/2/2019). 

BANGKAPOS.COM  - Setelah membagikan Nomor Induk Pegawai (NIP) secara simbolis kepada enam CPNS Pemkot Pangkalpinang, Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana dan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) diserbu dengan permintaan selfie oleh para CPNS. Momen ini berlangsung sekitar lima menit setelah acara seremoni selesai.

Bima bahkan sempat ber-selfie di tengah-tengah kerumunan para CPNS Pemkot hasil rekrutmen 2018 ini. Pun demikian dengan Molen.

"Inilah CPNS millenial," celetuk seorang PNS Pemkot yang melihat kehebohan selfie ini.

Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana mengatakan, ada beraneka ragam motivasi seseorang melamar CPNS. Mulai dari mengabdi kepada negara, mencari kerja, hingga pamer kepada calon mertua.

"Saya kalau ke daerah, kalau lewat kampung-kampung itu, seragam Korpri atau seragam dinasnya itu digantung di depan-depan karena ada kebanggaan. Pakaian saja bisa membuat kebanggan tersendiri, bahwa yang punya rumah ada PNS-nya," tutur Bima disambit tawa para CPNS Pemkot.

Dia mengatakan, apapun motivasi seseorang menjadi PNS, ada beberapa hal yang harus para CPNS.

Satu di antaranya yang ia tekankan selama sambutan adalah kesadaran terhadap eksistensi dan nilai-nilai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tak ada istilah antara putra daerah ataupun bukan putra daerah.

"Jadi tugas pertama anda adalah bagaimana kita menjahit Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekecil apapun benang yang anda miliki, gunakan itu untuk menjahit kesatuan, bukan untuk mencerai-beraikan,"katanya.

Tugas kedua adalah memberikan pelayanan terbaik kepada publik dengan beragam latar belakang.
Bima meminta para CPNS terus meningkatkan kompetensi dan menjadi yang terbaik sesuai tugas dan penempatan masing-masing.

"Kalau anda mencari uang, kemakmuran PNS. Anda salah karier seperti yang disampaikan Pak Wali Kota tadi, anda cuma hidup dari gaji, tunjangan, dan mungkin ada sedikit perjalanan dinas. Itu saja mudah-mudahan bisa membuat kehidupan anda cukup. Tetapi pasti tidak akan berlebih," ucap Bima.

Pada 2018, BKN (Badan Kepegawaian Negara) mengalokasikan 275 kuota kebutuhan CPNS Pemkot Pangkalpinang. Dari jumlah tersebut kemudian hanya 267 peserta yang lulus tahapan seleksi hingga akhir.

Sebanyak 8 kuota formasi (mayoritas kuota dokter spesialis) tidak terisi karena tidak ada pendaftar.

Mereka yang lulus telah mendapatkan NIP dan sudah TMT (Terhitung Mulai Tanggal) sejak 1 Februari lalu dan telah mendapatkan SK NIP pada Kamis (28/1/2019).

(BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved