PSSI Cabut Hukuman Bobotoh dan Dirigen Aremania, Yuli Sumpil

Pendukung kesebelasan Persib Bandung atau biasa dikenal dengan sebutan Bobotoh, sudah bisa mendukung tim kesayanganya langsung di Stadion saat berlaga

PSSI Cabut Hukuman Bobotoh dan Dirigen Aremania, Yuli Sumpil
TRIBUN JABAR/DENY DENASWARA
Bobotoh, pendukung Persib Bandung.

BANGKAPOS.COM -- Pendukung kesebelasan Persib Bandung atau biasa dikenal dengan sebutan Bobotoh, sudah bisa mendukung tim kesayanganya langsung di Stadion saat berlaga di Liga 1 Musim 2019.

Hal ini setelah PSSI menerbitkan beberapa Surat Keputusan hasil review implementasi Keputusan Komite Disiplin 2018.

Dilansir bangkapos.com dari pssi.org, Kamis (28/2/2019) ada dua hukuman yang disebut tidak dapat dijalankan. Satu di antaranya, adalah hukuman terhadap suporter Persib Bandung yang dilarang masuk stadion tanpa atibut.

Pendukung klub asal kota kembang itu dihukum setelah insiden penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia seorang suporter Persija Jakarta atau The Jak oleh Bobotoh sebelum laga Persib vs Persija pada 23 September 2018.

Setelah itu Komisi Displin menghukum Bobotoh dilarang mendukung Persib langsung di dalam stadion hingga setengah musim kompetisi Liga 1 2019.

Selain kepada Bobotoh, PSSI juga mencabut hukuman atas Yuli Sumpil dan Fany, yang keduanya merupakan suporter Arema FC, yang dilarang memasuki stadion.

Dirigen Aremania, itu sebelumnya dilarang masuk stadion seumur hidup oleh Komdis PSSI karena turun lapangan dan melakukan provokasi sebelum laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (6/10/2018).

"Keputusan ini, diambil setelah dilalukan telaah panjang dan hati-hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi supporter oleh Klub", kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Ratu Thisa menyebut penerbitan SK ini sesuai amanah kongres PSSI di Bali pada 20 Januari 2019 lalu, tentang kewenangan yang diberikan kepada Komite Eksekutif untuk melakukan review terhadap keputusan Badan Yudisial.

Satu SK fokus terhadap pelanggaran disiplin yang ditimbulkan oleh perilaku suporter yang mengakibatkan klub dijatuhi denda.

Halaman
12
Editor: tidakada017
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved