Darurat Pendidikan, Negara Rugi Rp 1,3 Triliun hingga Pengakuan Guru Korupsi di Sekolah

Praktik korupsi anggaran pendidikan sepanjang 10 tahun terakhir menimbulkan kerugian negara hingga Rp 1,3 Triliun

Darurat Pendidikan, Negara Rugi Rp 1,3 Triliun hingga Pengakuan Guru Korupsi di Sekolah
capture youtube Baim Paula
Ilustrasi praktik korupsi di dunia pendidikan 

Aktor yang paling banyak terlibat adalah pegawai dan kepala dinas pendidikan.

Ahli Grafologi Sebut Luna Maya Beruntung Pisah dari Reino Barack, Ini Penjelasannya

3 Tahun Menjanda, Dewi Rezer Kenalkan Sosok Ini ke Mantan Suami, Soal Kehidupan Baru No Komen

Hal paling memprihantinkan adalah ditemukan bahwa guru, kepala sekolah dan dosen ternyata juga menjadi pelaku korupsi di sektor pendidikan.

Hal di atas adalah bagian dari kampanye dadurat pendidikan yang dibagikan akun youtube semua guru semua murid.

Korupsi di Sekolah 

Mengambil hak-hak pendidikan untuk anak

Tindakan ini juga menciptakan budaya yang buruk bagi sekolah 

Jika kepala sekolah dan guru saja korupsi, bagaimana pendidikan akhlak anak-anak kita percayakan kepada sekolah?

KPK menyebutkan bahwa salah satu akar permasalahan pengelolaan anggaran pendidikan disebebkan oleh lemahnya pengawasan publik atau sosial.

1. Remomendasi ICW untuk kasus ini 

Komite sekolah (orangtua siswa) harus menjalankan fungsi pengawasan dalam proses penyusunan anggaran pendidikan di sekolah dan pengawasan pelaksanaan pendidikan yang meliputi pengadaan dan penggunaan dana operasional

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved