Darurat Pendidikan, Negara Rugi Rp 1,3 Triliun hingga Pengakuan Guru Korupsi di Sekolah

Praktik korupsi anggaran pendidikan sepanjang 10 tahun terakhir menimbulkan kerugian negara hingga Rp 1,3 Triliun

Darurat Pendidikan, Negara Rugi Rp 1,3 Triliun hingga Pengakuan Guru Korupsi di Sekolah
capture youtube Baim Paula
Ilustrasi praktik korupsi di dunia pendidikan 

Nama dan wajah oknum guru lelaki ini tidak ditampilkan.

Akun ini juga sudah menyamarkan suara pewarta dan oknum guru tersebut.

Disebutkan bahwa oknum guru tersebut mengaku adalah seorang guru yang mengajar di sebuah sekolah dasar (SD)

Saya mengajar di kelas empat, empat SD

Kemudian saya mengajar di sekolah saya ini selama 13 tahun sudah masuk untuk tahun ini 

Dan pengalaman saya juga, saya juga pernah menjadi bendahara

Dan juga dari tahun 2012 

Kita sudah menjadi saya sendiri sudah menjadi operator sampai sekarang 

Ditanya soa,l dana BOS, oknum guru tersebut kemudian dengan gamplang menjelaskan hal ini.

Berdasarkan pengalaman saya pribadi 

kalau saya lihat mulai dari adanya dana BOS itu

Dari tahun 2005 kalau gak salah sampai sekarang

Banyak sih yang terjadi penyelewengan-penyelewenangan itu

Saya rasa penyelewengan itu terjadi karena tanggung jawab sepenuhnya itu ada di kepala sekolah 

Soalnya kepala sekolah sendiri yang ambil dana BOSnya

Tanpa bendahara ikut juga bisa ambil 

Akhirnya ada juga kepala sekolah yang setelah diambil 

Dia langsung bawa sendiri uangnya itu, dikelola sendiri 

Bendahara sekedar namanya saja sekedar bendahara ....

Selengkapnya tonton di video ini :

(Bangkapos.com/Edy Yusmanto)

Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved