Berita Pangkalpinang

Ikan Cupang Kampung Diminati Pembeli dari Amerika

Orang luar negeri mayoritas lebih menyukai ikan Cupang dari faktor warna dan jenis ikan.

Ikan Cupang Kampung Diminati Pembeli dari Amerika
BANGKAPOS/MUHAMMAD RIZKI
Feri dan beberapa trofi kontes ikan Cupang miliknya. 

BANGKAPOS.COM  - Feri Shaq (45) mulai bersiap membuka kios ikan hiasnya yang terletak di Jl RE. Martadinata kota Pangkalpinang Provinsi Babel. Ikan hias yang ia jajakan jenis ikan Cupang dan Ikan Louhan.

Kios yang Feri sewa itu memang tak terlalu besar, hanya kisaran 3x4 meter saja. Namun di kios tersebut terlihat puluhan akuarium kecil berisi ikan Cupang berjajar rapi. Nampak juga beragam piala berjajar di etalase, dan sedikitnya ada tiga piagam penghargaan tegantung rapi dikios mungil ini.

Namun siapa sangka, di kios ikan hias mungil yang sangat sederhana ini, memiliki peminat dari dalam negeri, benua Asia, benua Eropa, dan merambah hingga ke benua Amerika.

Berkat kemajuan teknologi, Feri mampu memasarkan ikan hias miliknya hingga ke berbagai belahan dunia. Kios yang dibuka oleh Feri ini tidak hanya memasarkan ikannya secara konvensional, namun juga melayani pembelian dengan sistem online, biasanya ia menjajahkan dagangannya melalui Facebook.

ikan Cupang milik Feri
ikan Cupang milik Feri (BANGKAPOS/MUHAMMAD RIZKI)

"Itu ikan saya sendiri yang dikirim ke Amerika. Kemarin juga baru ada yang nawar dari Ukraina tapi belum deal. Kalau punya teman-teman komunitas sudah kemana-mana. Ada yang ke Turki, bahkan ada juga yang sudah sampai Jerman." ujar Feri, Selasa (26/2) saat ditemui di kios ikan hiasnya.

Ada rasa bangga tentunya yang dirasakan Feri. Pria yang sehari-hari juga berprofesi sebagai pegawai swasta ini mengaku jika sempat tak percaya, jika ikan hasil pemijahan dan ia rawat dari sejak masih dalam bentuk telur mampu menembus pasaran Amerika.

"Ya bangga juga lah, ikan cupang kampung, yang saya rawat sendiri dari masih telur, diminati oleh orang asli Amerika."

Feri menjelaskan jika melakukan pengiriman ikan hias ke luar negeri, apa lagi sampai ke benua Amerika, memerlukan waktu yang cenderung lama dan tidak semudah seperti melakukan pengiriman untuk pasaran domestik.

Selain harus melibatkan transhipper ikan hias yang sudah dipercaya oleh International Beta Congress untuk menghindari penipuan. Penjual seperti Feri juga harus mengikuti jadwal pengiriman yang diberikan oleh transhipper.

Jadi, Feri harus mengirimkan ikannya ke transhipper terlebih dahulu di Jakarta, apa bila waktunya bertepatan dengan jadwal kirim ke Amerika, maka ikan hias milik Feri akan langsung dikirimkan dan selanjutnya akan diterima oleh agen di Amerika dan diteruskan kepada pembeli.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved