Andi Arief Ditangkap

Dari Aktivis 98, Jadi Mantan Komisaris BUMN dan Kini Terjerat Narkoba, Begini Jejak Karir Andi Arief

Jejak Karir Andi Arief, dari Aktivis 98, Jadi Mantan Komisaris BUMN yang Kini Terjerat Narkoba

Dari Aktivis 98, Jadi Mantan Komisaris BUMN dan Kini Terjerat Narkoba, Begini Jejak Karir Andi Arief
Istimewa
Politikus Partai Demokrat Andi Arief ditangkap Polisi, Minggu (3/3/2019) juga diamankan sejumlah barang bukti Narkoba 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Demokrat Andi Arief ditangkap karena narkoba. Politisi yang sempat heboh soal isu 7 kontainer surat suara sudah dicoblos.

Melansir Wikipedia, Andi Arief (lahir di Bandar Lampung, Lampung, 20 November 1970, umur 48 tahun adalah seorang politikus dan mantan aktivis asal Indonesia.

Andi menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sejak tahun 2015.

Andi dikenal sebagai aktivis pro-demokrasi pada masa mudanya, ia aktif di Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) yang berafiliasi dengan Partai Rakyat Demokratik (PRD) pada pertengahan dekade 1990-an.

6 Fakta Penangkapan Andi Arief terkait Dugaan Penggunaan Narkoba

Akibat kegiatan aktivismenya yang dianggap mengancam Orde Baru, ia menjadi salah satu korban penculikan aktivis pada tahun 1998.

Andi diculik di Lampung, 28 Maret 1998 atau hanya dua bulan menjelang jatuhnya Soeharto dari kursi presiden.

Aktivis SMID dan PRD yang juga diculik saat itu antara lain Suyat, Nezar Patria, dan Mugiyanto.

Bersama sejumlah rekannya, Andi termasuk salah satu yang dilepaskan. Sementara beberapa rekan Andi yang lain belum diketahui nasibnya sampai saat ini.

Andi Arief pernah didapuk oleh SBY sebagai Komisaris PT Pos Indonesia.

Andi juga pernah menjadi staf khusus Presiden SBY sampai akhirnya kini dipercaya sebagai Wakil Sekjen Partai Demokrat.

Halaman
12
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved