Berita Bangka Barat

Unjuk Rasa di Unit Metalurgi PT. Timah Muntok, Masyarakat Minta Ambil Pasir Hasil Olahan Dilegalkan

Selama pengambilan pasir limbah tersebut masyarakat terintimidasi, kendaraan mereka ada yang di rusak hingga adanya beberapa kali bunyi tembakan.

Unjuk Rasa di Unit Metalurgi PT. Timah Muntok, Masyarakat Minta Ambil Pasir Hasil Olahan Dilegalkan
Bangka Pos/Muhammad Noordin
Sejumlah warga mendatangi Unit Metalurgi PT Timah Tbk Muntok, Kabupaten Bangka Barat 

BANGKAPOS.COM -- Koordinator unjuk rasa di Unit Metalurgi PT. Timah Tbk, atau tepatnya di pusat pengolahan biji timah di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Iskanto menyampaikan pihaknya ingin mendapat persetujuan dari PT Timah dalam mengambil pasir hasil olahan.

Selama ini dikatakannya, masyarakat di wilayah perusahaan tersebut mengambil limbah secara ilegal tanpa persetujuan PT. Timah 

"Sebetulnya kami sudah mengajukan untuk pengambilan pasir limbah tersebut ke perusahaan, tapi belum ada tanggapan, intinya warga minta dilegalkan dalam pengambilan pasir tersebut," sebut Iskanto, Selasa (5/2/2019)

Menurutnya selama pengambilan pasir limbah tersebut masyarakat terintimidasi, kendaraan mereka ada yang di rusak hingga adanya beberapa kali bunyi tembakan.

Dia pun berharap surat atau MoU yang pernah diajukan pihaknya segera ditindaklanjuti, agar masyarakat sekitar menjadi tenang.

"Kami mengakui ini salah, karena pengambilan pasir ini secara ilegal tanpa izin perusahaan, tuntutan kami supaya warga di sekitar perusahaan diperbolehkan mengambil pasir tersebut, suratnya sudah kami ajukan," jelasnya. 

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved