Ayahnya Hanya Tukang Tukang Ojek , Pemuda Ini Malah Jadi Lulusan Terbaik SPN, Ini Kisahnya

Terlahir dari keluarga pas-pasan tidak membuat pemuda bernama Rahmad berkecil hati. Pemuda berusia 20 tahun ini bisa membuat keluarganya terkhusus

Ayahnya Hanya Tukang Tukang Ojek , Pemuda Ini Malah Jadi Lulusan Terbaik SPN, Ini Kisahnya
grid.id
Sang Ayah Hanya Tukang Ojek Namun Anaknya Berhasil Jadi Lulusan Terbaik Sekolah Polisi Negara 

BANGKAPOS.COM - Terlahir dari keluarga pas-pasan tidak membuat pemuda bernama Rahmad berkecil hati.

Pemuda berusia 20 tahun ini bisa membuat keluarganya terkhusus sang ayah bahagia.

Dirinya berhasil dinobatkan sebagai lulusan terbaik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Cigombong, Bogor, Jawa Barat.

Mengutip suar.grid.id, Selasa (5/3) Rahmad berhasil memperoleh nilai tertinggi di antara 8.389 Bintara Remaja yang dilantik sebagai anggota Polri pada Senin (4/3).

Kedua orangtua Rahmad, Komariah dan Suryadi begitu terharu dan bangga anaknya menjadi anggota Polri.

Penghargaan berupa medali emas dikalungkan secara langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Pramono kepada Rahmad dalam upacara pelantikan pagi itu.

Komariah sempat tak mengira anaknya bisa jadi anggota kepolisian.

Apalagi ia dan suami hanya berprofesi sebagai tukang ojek serta pedagang sayur keliling.

"Kan image masyarakat jadi polisi kan pakai duit ratusan juta. Jangankan ratusan juta, kalau mama enggak dorong gerobak, enggak bisa punya duit," kata Komariah pada wartawan Senin siang.

Meski demikian hal itu tak memengaruhi Rahmad.

Ia kemudian keluar dari perusahaan sawasta tempatnya bekerja dan meminta doa restu orangtua untuk mendaftar menjadi anggota Polri.

Rahmad ingin mematahkan stigma di mata masyarakat yang menyebutkan jika ingin menjadi anggota kepolisian harus dengan biaya mahal.

Halaman
12
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved