Hari Musik Nasional, Ahmadi Sopyan Ingin Musik Tradisional Jadi Sarana Edukasi Budaya

Musik tidak hanya sebagai hiburan, iringan acara, ritual, komunikasi, tapi musik juga sebagai salah satu alat

Hari Musik Nasional, Ahmadi Sopyan Ingin Musik Tradisional Jadi Sarana Edukasi Budaya
Bangkapos
Hari Musik Nasional, Ahmadi Sopyan Ingin Musik Tradisional Jadi Sarana Edukasi Budaya 

BANGKAPOS.COM--Budayawan, Ahmadi Sopyan menginginkan musik menjadi media untuk memberikan edukasi budaya.

Hal tersebut diungkapkannya bertepatan dengan peringatan Hari Musik Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Maret ini.

Ia mengatakan para pelaku musik tradisional, yang membawa nilai-nilai kebudayaan serta tradisi, harus dikedepankan dalam edukasi budaya.

Dia menilai musik sebagai sarana berkarya dan memperkenalkan ragam budaya Indonesia di mata dunia.

"Musik tidak hanya sebagai hiburan, iringan acara, ritual, komunikasi, tapi musik juga sebagai salah satu alat semangat juang memperebutkan kemerdekaan.

Maka, saya sangat berharap para pelaku seni musik tradisional ini lebih dikedepankan dalam edukasi seni-budaya," kata Ahmadi Sopyan di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu (9/3/2019).

Ahmadi Sopyan yang maju mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil Babel dari partai Gerindra ini juga menyampaikan kesempatan yang sama mesti diberikan kepada para musisi tradisi karena membawa misi untuk memperkenalkan corak budaya di lingkup masyarakat.

Selain itu, dia menyoroti problema pembajakan yang makin marak sangat menggerus hak kekayaan intelektual para pelaku seni musik.

"Pembajakan dan penggunaan hak cipta juga perlu dibenahi. Selain itu yang paling adalah memberikan wadah, kesempatan dan peluang bagi para seniman musik tradisional," ujarnya.

Lebih lanjut, pemuda yang karib disapa Atok Kulop ini menyatakan siap mendorong para musisi tradisi agar mendapat wadah dan kesempatan yang sama agar nilai adat serta budaya yang terkemas dalam karya bisa menjadi media edukasi khalayak luas.

"Berikan mereka tempat show untuk tampil, wadah yang sama dengan pemusik modern lainnya, jangan hanya tampil sesaat alias cuma-cuma.

Padahal mereka seharusnya diutamakan karena besarnya nilai adat dan budaya dalam karya yang mereka bawakan," pungkas Ahmadi Sopyan.(*)

Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved