Berita Pangkalpinang

PT Timah Sebut Rumah Adat di Kampung Reklamasi Bukan Rumah Adat Palembang

soal rumah adat yang dibangun di Kampung Reklamasi Air Jangkang bukan lah rumah adat Palembang, akan tetapi adalah rumah adat

PT Timah Sebut Rumah Adat di Kampung Reklamasi Bukan Rumah Adat Palembang
Bangkapos/Edwardi
Rumah kayu tradisional yang dibangun di areal Kampung Reklamasi Desa Air Jangkang Kecamatan Merawang. 

BANGKAPOS COM, BANGKA --  PT Timah Tbk sudah melaksanakan reklamasi lahan bekas tambang timah dengan kisaran 1 300 Ha (Hektare) dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir ini 

Hal ini diungkapkan Anggi Siahaan, Kabag Humas PT Timah Tbk kepada Bangkapos.com, Senin (11/03/2019) di kantornya 

"Untuk besaran dana reklamasi dari account reserve sesuai dengan aturan, perusahaan telah melaksanakan jaminan reklamasi darat di wilayah Babel total dikisaran Rp 60 miliar pada periode 4 tahun terakhir diikuti wilayah laut Babel dengan total Rp 19 miliar," kata Anggi.

Ditambahkannya, untuk dana reklamasi Provinsi Kep. Riau (Kepri) di kisaran Rp 6 miliar untuk 5 tahun terakhir. 

"Penempatan dana reklamasi di bank-bank pemerintah, yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dalam bentuk bank garansi," ujarnya.

Dijelaskannya, mengenai lokasi yang sudah direklamasi dan ditambang kembali itu tidak diperbolehkan, karena lokasi yang sudah direklamasi tidak lagi dilakukan proses operasi produksi.

Dilanjutkannya, mengenai model dan konsep reklamasi tambang di darat saat ini ada berapa kawasan reklamasi yang sudah dikembangkan menjadi ecopark.

Dalam memaksimalkan program reklamasi, secara konsep reklamasi darat ada dua sesuai dgn Kepmen ESDM No 1827K/30/MEM/2018, yaitu :
a. Revegetasi
b. Reklamasi bentuk lain.

"Reklamasi darat yang dikembangkan selain Revegetasi untuk pengembangan wisata alam ada 3 lokasi, yakni di
Air Jangkang Kecamatan Merawang, Air Nyatoh Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka dan Selinsing Kabupaten Beltim," ungkapnya.

Ditambahkannya, soal detail rencana penataan kampung reklamasi Air Jangkang Kecamatan Merawang saat ini masih dimaksimalkan pembangunan kelengkapan infrastruktur untuk edutainment dan agrowisata. 

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved