Berita Pangkalpinang

Telat Lapor SPT, Siap-siap Akan Dikenakan Sanksi Denda Segini



Tentunya, pembayaran denda tersebut bisa transfer uang dilakukan di bank yang ditunjuk khusus atau

Telat Lapor SPT,  Siap-siap Akan Dikenakan Sanksi Denda Segini


Bangkapos/Yudha Palistian
Kepala Kantor ?Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pangkalpinang, Krisna Wiryawan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Kantor 
Pelayanan Pajak (KPP)  Pratama Pangkalpinang, Krisna Wiryawan, mengatakan pihaknya melalui peraturan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan akan memberikan sanksi denda dan juga pidana kepada wajib pajak yang telat melaporkan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan.

"Denda Rp 100 ribu per WP (wajib pajak)
untuk Perorangan dan denda Rp 1 juta per WP untuk Badan," ungkapnya kepada Bangkapos.com saat ditemui di kantornya,  Senin (11/3/2019).

Tentunya, pembayaran denda tersebut bisa transfer uang dilakukan di bank yang ditunjuk khusus atau bank persepsi.

Selain melalui bank, pembayaran denda telat lapor SPT pajak juga bisa melalui kantor pos terdekat.

Ia menambahkan, jika dalam pelaporan SPT Tahunan tersebut ada pajak yang masih harus dibayar (PPh kurang bayar), dan pembayarannya juga ikut terlambat, maka sanksinya adalah bunga 2 persen per bulan.

"Wajib pajak (WP) Badan atau perorangan, bisa terkena pidana jika telat melapor SPT dan ada pajak terutang yang tak dibayar sehingga menyebabkan kerugian negara," tegasnya.

Tentunya hal tersebut,  setelah melewati proses panjang dilakukannya himbauan, teguran, hingga pemeriksaan terlebih dahulu, apabila memang tidak dipatuhi maka pihaknya memberikan sanksi pidana.

Sesuai aturan yang berlaku, batas pelaporan SPT untuk WP orang pribadi ditetapkan sampai 31 Maret, sedangkan untuk WP badan sampai 30 April 2019.

"Guna mengantisipasi banyaknya masyarakat pangkalpinang yang melaporkan di bulan Maret, khususnya WP orang pribadi.

KPP Pratama Pangkalpinang memutuskan tetap membuka layanan pelaporan mulai dari pukul 08.00 Wib sampai pukul 16.00 WIB dengan delapan petugas loket," tutupnya. (Bangkapos/Yudha Palistian)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved