Viral Video Seorang Pria Ditangkap Polisi setelah Lamar sang Kekasih di Pusat Perbelanjaan

Aksi romantis seorang pria untuk melamar kekasihnya di sebuah pusat perbelanjaan dan disaksikan banyak orang justru berbuah tindakan hukum.

Viral Video Seorang Pria Ditangkap Polisi setelah Lamar sang Kekasih di Pusat Perbelanjaan
Twitter/Sobhan Hassanvand
Seorang pria di Iran Melamar Kekasihnya di pusat perbelanjaan di Kota Arak 

BANGKAPOS.COM - Aksi romantis seorang pria untuk melamar kekasihnya di sebuah pusat perbelanjaan dan disaksikan banyak orang justru berbuah tindakan hukum.

Pasangan itu diciduk aparat berwenang setelah video lamaran mereka tersebar di media sosial.

Diwartakan BBC, Sabtu (9/3/2019), pasangan yang terekam dalam video tersebut terlihat berdiri dengan hiasan kelopak mawar yang disusun berbentuk hati pada lantai mal yang terletak di kota Arak.

 

Kemudian dengan sang pria membawa cincin untuk melamar kekasihnya.

Setelah sang pujaan hati mengatakan ya, dia terlihat senang dan memeluknya.

Kerumunan pengunjung yang melihat prosesi lamaran itu juga terlihat menebar senyuman.

Keduanya lantas ditangkap karena dianggap telah melanggar batasan antara pria dan perempuan di ruang publik.

Wakil kepala polisi provinsi Markazi, Mahmoud Khalaji, mengatakan pasangan tersebut ditahan karena permintaan publik.

"Mereka melanggar kesopanan publik, yang merupakan pengaruh dari budaya Barat," katanya.

Namun keduanya telah dibebaskan dengan jaminan.

"Kasihan, bukannya merayakan, mereka justru harus memberi jaminan," kicau seorang pengguna Twitter.

"Ini konyol. Mengapa membuat hal sangat pribadi seperti pernikahan malah dijadikan tontonan," tulis yang lain.

Ini bukan kali pertama hukum di Iran tentang kesopanan publik mendapat sorotan internasional.

Tahun lalu, seorang pejabat ditangkap setelah orang-orang terekam menari dalam sebuah acara di pusat perbelanjaan di kota Mashhad.(BBC Indonesia)

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved