Ustadz Abdul Somad dan AA Gym Beberkan soal Sikapnya di Pilpres, Beredar Broadcast Ketum PPP Maksa

Dai kodang AA Gym dan Ustadz Abdul Somad buka-bukaan soal sikapnya di Pilpres. Beredar broadcast Ketum PPP maksa netral.

Ustadz Abdul Somad dan AA Gym Beberkan soal Sikapnya di Pilpres, Beredar Broadcast Ketum PPP Maksa
SERAMBI/BUDI FATRIA
Ustadz Abdul Somad telah memulai safari dakwah secara berkesinambungan di Aceh, sejak 26 Desember 2017SERAMBI/BUDI FATRIA. Ustadz Abdul Somad dan AA Gym Beberkan soal Sikapnya di Pilpres, Beredar Broadcast Ketum PPP Maksa 

"Satu saya belum ber-tabayyun pada beliau, apakah beliau berkata ini atau tidak. Semoga beliau tidak berkata begit karena kalau berkata begitu, berarti bohong," katanya menambahkan.

Pendakwah ini mengatakan selama masa Pilpres, Aa Gym belum pernah berkomunikasi dengan Romi sehingga tidak pernah ada pembicaraan soal dukungan.

"Saya tidak berkomunikasi selama Pilpres, sama sekali tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu, karena itu tidak benar pernyataannya," ujar Aa Gym.

"Saya sebagai warga Indonesia tidak netral karena saya punya pilihan dalam pasangan capres ini," ujarnya melanjutkan.

"Saya punya pilihan, tetapi sebagai mubaligh (ahli agama) melihat kondisi Pilpres seperti saat ini, maka Aa lebih menempatkan diri berusaha mengajak umat Islam dan masyarakat Indonesia dalam menjalankan Pilpres ini lebih damai, lebih sejuk, dan bersih serta adil," katanya menjelaskan.

Ia menegaskan, pernyataannya tersebut dibuatnya atas inisiatif sendiri dan tak ada tekanan dari pihak manapun.

"Ini dilakukan bukan karena imbauan, atau ancaman, atau tekanan dari pihak manapun, ini datang dari hati nurani karena sedih melihat umat seperti bertengkar," kata Aa Gym.

"Apalagi melihat ulama berbeda pendapat dengan tajam itu lebih menyedihkan lagi, sehingga mengambil posisi mudah-mudahan lebih bisa membantu umat membawa ukhuwah."

"Semoga pernyataan ini bisa menjadi klarifikasi bahwa saya tidak pernah dihubungi atau bertemu beliau kaitannya dengan Pilpres ini dan tidak pernah menyampaikan hal-hal yang seperti disampaikan beliau."

"Posisi yang saya ambil saya tidak netral sebagai warga negara, tapi sebagai mubaligh memilih mengajak masyakakat dan umat agar tetap akur, jangan sampai menuhankan pilpres ini," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved