Ini Dua Mobil Bekas yang Paling Dicari di Pasaran dengan Harga Jual Tinggi

bila kita merupakan tipe orang yang gemar mengganti mobil lama dengan mobil baru, ada baiknya kita mengetahui mobil bekas apa saja yang paling

Ini Dua Mobil Bekas yang Paling Dicari di Pasaran dengan Harga Jual Tinggi
www.mobil123.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Tak selamanya orang membeli mobil untuk digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Ketika ada mobil keluaran terbaru, kebanyakan dari kita pasti ingin langsung mengganti mobil kita dan menjual yang lama.

Sehingga, tak jarang orang-orang akan ada yang berpikir untuk membeli sebuah mobil yang masih akan memiliki harga jual tinggi ketika dijual kembali, untuk menggantinya dengan yang baru.

Bukan hanya itu, pasar mobil bekas juga masih menunjukkan tren yang meningkat, sekalipun banyak mobil baru yang harganya sudah relatif murah.

Dikutip dari laman suryamalang.com, Presiden Direktur Harris Mobil, Harris Suwignyo bahkan mengatakan pada Januari silam, pasar mobil bekas naik 20 persen sampai 30 persen pada 2018.

Artinya, dibandingkan dengan mobil baru, mobil bekas jelas-jelas memiliki pasarnya sendiri.

Nah, bila kita merupakan tipe orang yang gemar mengganti mobil lama dengan mobil baru, ada baiknya kita mengetahui mobil bekas apa saja yang paling banyak dicari para pembeli.

Menurut Harris, kendaraan jenis Low MPV (Multi Purpose Vehicle) masih cukup diminati di pasar mobil bekas, kemudian disusul LCGC (Low Cost Green Car).

Soal tipe mobilnya, Harris menuturkan, kendaraan yang memiliki resale value atau harga jual kembali yang tinggi di showroom mobil bekas tahun lalu adalah Kijang Innova dan Mitsubishi Xpander.

"Kedua mobil itu sangat kuat sekali harganya. Apalagi Kijang Innova ini di showroom mobil bekas paling bagus untuk resale value-nya," terang Harris.

Meski demikian, Harris menambahkan, sebagai pelaku usaha mobil bekas, pihaknya sangat selektif dalam memilih mobil bekas yang akan dijual ke konsumen.

"Kami punya standar minimal mobil bekas umurnya enam tahun pemakaian. Kami juga akan memilih mobil yang utuh bukan bekas tabrak dan orang pertama.

Namanya pemilik mobil harus sesuai dengan kartu identitas dan STNK," paparnya.

Sebaliknya, bila kita ingin mencari mobil bekas, carilah mobil yang belum pernah menjadi bekas banjir dengan speedometer tak lebih dari 50-70 ribu km per tahun.

"Nah, untuk mengetahui apakah mobil bekas banjir ini dilihat dari bau interiornya yang busuk dan sasis berkarat. Sisi speedometer juga kalau lebih dari 50-70 ribu/km perawatannya akan banyak yang dibutuhkan," tambahnya.(*)

Editor: tidakada016
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved