Terkesan Lihat Teman Satu Selnya Salat, Tahanan Polsek Putuskan Jadi Mualaf

Dirinya saat berada dalam tahanan sering melihat teman satu selnya lakukan salat lima waktu dan mengaji dan tergugah ingin memeluk agama islam,

Terkesan Lihat Teman Satu Selnya Salat, Tahanan Polsek  Putuskan Jadi Mualaf
ISTIMEWA
IKRAR - Pengucapan dua kalimat syahadat oleh Hisar dipimpin Ustaz Luqman, di ruang Sentra Pelayanan kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Barat, Sabtu (9/3) malam 

"Ustaz kemudian menawarkan, bagaimana kalau namanya diganti. Terus yang mau masuk Islam ini mengiyakan, digantilah jadi Muhammad Rajab," terangnya.

Bripkan Andi juga merasa bertanggungjawab dan turut membimbing Muhammad Rajab tentang keislaman.

"Saya ajarkan cara berwudhu. Saya bekali buku tuntunan salat. Jangan sampai sudah mualaf malah tidak tahu apa-apa," ujarnya.

Muhammad Rajab sempat mengaku kepada Bripka Andi bahwa sejak kecil dia tidak pernah beribadah ke Gereja.

Melihat teman-teman di dalam selnya salat, dia pun merasa tenang, damai, dan ingin masuk islam.

"Karena mungkin kehidupan sehari-harinya tidak teratur, jauh dari agamanya. Kemudian melihat teman-teman di dalam sel salat, mulai ada rasa damai. Kemudian disampaikan ke tahanan lain ia mau menjadi muslim," papar Bripka Andi.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Abdullah mengatakan, kedepan mereka akan membuat program rohani untuk semua tahanan.

"Kedepan kita akan terus membina kerohanian tahanan disini, kebetulan mayoritas agama Islam jadi tausiyah dulu, nanti akan ada program kepada mereka yang non Muslim," pungkasnya.

Tahanan Polsek Pontianak Barat, Hisar (35) yang saat ini sudah berganti nama menjadi Muhammad Rajab, karena sudah memeluk agama Islam.
Tahanan Polsek Pontianak Barat, Hisar (35) yang saat ini sudah berganti nama menjadi Muhammad Rajab, karena sudah memeluk agama Islam. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA'M NURUL ANSHORY)

Datang dari Hati
Sementara itu, Hisar atau M Rajab ditahan di Polsek Pontianak Barat pada Kamis (7/3) atas dugaan kasus penggelapan satu unit laptop milik bos tempat ia bekerja.

"Saya masuk Islam datang dari hati, ketika saya melihat cara salat teman-teman di tahanan yang rutin," ujarnya. "Tidak ada orang yang memaksa saya, saya masuk Islam atas kemauan sendiri," timpalnya.

Halaman
1234
Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved