Berita Bangka Selatan

Terus Ditambang Bukit Maji Terancam Hilang dari Peta Bangka Selatan

Bukit Maji, yang berada di Kecamatan Payung, terancam hilang dari peta Kabupaten Bangka Selatan.

Terus Ditambang Bukit Maji Terancam Hilang dari Peta Bangka Selatan
bangka pos / Anthoni Ramli
Pertemuan dengan BLHD Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (14/3/2019) membahas soal limbah PT Persada Tambang Inti Tama 

BANGKAPOS.COM -- Bukit Maji, yang berada di Kecamatan Payung, terancam hilang dari peta Kabupaten Bangka Selatan. Ancaman ini menyusul terus berlangsungnya aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Persada Tambang Inti Tama.

Bahkan informasi yang diperoleh harian ini, aktivitas penambangan tersebut menggunakan puluhan Sjaking Table atau meja goyang.

Meja goyang ini merupakan mesin pemisah logam berat dari material mentah aktivitas pertambangan.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Penegakkan Hukum (Gakkum) Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budiman, di sela-sela menggelar pertemuan dengan BLHD Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (14/3/2019)

Pertemuan tersebut menyusul adanya surat yang dilayangkan Bupati Bangka Selatan, pasca temuan tim Amdal BLHD Basel terkait adanya limbah yang menyebar ke sejumlah sungai di beberapa desa di Bumi Junjung Besaoh.

Selain BLHD provinsi dan BLHD Kabupaten Basel, pertemuan juga dihadiri pihak Dinas Pertambangan dan ESDM provinsi Bangka Belitung, dan Pengawas Tambang (Wastam) PT Timah Tbk.

"Kalau kami tadi nya melihat pada suatu saat bangka selatan akan kehilangan. Di peta nya itu ilang, tidak adalagi bukit nya di peta itu. Makanya pembahasan ini harus konverhensif," ujar Budiman, Kamis (14/3/2019).

Menurut Budiman, pihaknya menjadi salah satu stakeholder yang intens melakukan pengawasan di perusahaan tambang tersebut. Bahkan pihaknya selalu mewanti-wanti pihak perusahaan agar limbah aktivitas mereka tidak keluar apalagi sampai mencemari.

Namun sejauh ini menurut Budiman, dari sisi lingkungan kegiatan penambangan di bukit Maji telah memasuki tahap perbaikan dan penyampaian ke PTSP Basel.

"Saat ini proses nya perbaikan Amdal nya sudah selesai tinggal penyampaian ke PTSP Basel. Selain itu, pembahasan dokumen tinggal perbaikan dan penyampain izin saja. Dan kami termasuk nten ke bukit Maji, banyak masukan, memang secara lingkungan terus wanti-wanti. Apalagi ada pembuangan secara sengaja, jangan sampai menjadi sesuatu bahan masyarakat, air sungai menjadi keruh, pokoknya tidak boleh ada air yang keluar dari proses di bukit Maji," tegasnya.

Sementara General Manager PT Persada Tambang Inti Tama, Charles belum memberikan tanggapan terkait adanya temuan tim Amdal BLHD Basel, soal adanya pencemaran limbah yang mencemari sungai di beberapa desa.

Kamis (14/3/2019) petang, harian ini sempat meminta tanggapan Charles melalui sambungan telepon dan pesan What's App (APP), namun tidak ditanggapi.

(BANGKAPOS.COM / ANTHONI RAMLI)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved