Ini 3 Tantangan Terbesar Implementasi Teknologi AI di Indonesia

Microsoft menggandeng firma riset IDC melakukan studi tentang adopsi kecerdasan buatan ( artificial intelligence/AI) di kawasan Asia Pasifik.

Ini 3 Tantangan Terbesar Implementasi Teknologi AI di Indonesia
istimewa
Tantangan dan Peluang Adopsi Teknologi AI di Indonesia 

Ia mencontohkan saat penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. "Asian Games juga menggunakan AI untuk mengawasi kondisi stadion dan memastikannya aman untuk semua orang," contohnya.

Skill untuk AI

Soal skill, Haris mengungkap ada tiga softskill utama yang banyak dibutuhkan di Indonesia. Pertama adalah kepemimpinan dan manajemen, kewirausahaan, dan keterampilan mengambil inisiatif, serta keterampilan berpikir analitis.

Sementara untuk ketrampilan teknologi yang paling banyak dibutuhkan saat ini adalah keterampilan teknologi, seperti TI dan programing.

Studi ini juga menemukan fakta bahwa mulai banyak perusahaan yang menyadari pentingnya re-skliling dan re-training bagi karyawannya untuk menghadapi perubahan lansekap bisnis.

Untuk membantu memberdayakan karyawan, 81 persen pelaku bisnis memprioritaskan pemberdayaan keterampilan karyawan di masa depan melalui alokasi investasi. Sebagian besar perusahaan mengalokasikan investasi pada sistem AI dan keterampilan pegawai.

Namun, dari data yang diperoleh, 48 persen pemimpin bisnis belum menerapkan rencana untuk membantu karyawannya memperoleh keterampilan yang tepat.

Sebanyak 20 persen merasa bahwa karyawannya tidak tertarik mengembangkan keterampilan baru.

Padahal data menunjukkan, hanya 2 persen karyawan saja yang tidak tertarik memperoleh keterampilan baru.

 SUMBER: 3 Tantangan Terbesar Implementasi Teknologi AI di Indonesia

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved