Berita Pangkalpinang

Petai dan Jengkol Indonesia Diekspor ke Arab Saudi

Petai dan Jengkol saja diekspor dan ada pasarnya, saya tidak bawa data berapa banyaknya tapi negara

Petai dan Jengkol Indonesia Diekspor ke Arab Saudi
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang saat menyerahkan sertifikat kesehatan untuk ekspor produk perkebunan di PT Fajar Berseri, Jum'at (15/3/2019). 

Namun, memang tidak mudah, bahkan sempat ada yang ditolak negara tujuan hanya karena ditemukan satu ekor semut. 

"Ini tidak mudah kalau nanti ada 1 semut itu pasti ditolak di negara tujuan, sehingga ini harus betul-betul dilakukan tradisional.

Pelaku usaha manggis ini punya kompresor dan dipilah secara manual agar enggak ada yang ditolak. Kasus ini sebuah gambaran bagaimana ketatnya persyaratan ekspor, padahal hanya satu semut," katanya. 

Kendati demikian, pihaknya terus mendorong petani lokal untuk menggalakkan ekspor. Sehingga produk lokal juga bisa menembus pasar internasional yang juga akan berdampak pada kesejahteraan petani. 

"Sampaikan ke kami apa yang menjadi sumbatan untuk ekspor, kita diskusikan. Kami tidak hanya menjagai hama penyakit, tapi kami juga diminta untuk mengkoordinasikan terkait untuk peningkatkan ekspor.

Ini perlu kerjasama kita bersama untuk pertanian kita lebih meningkat dan sejahtera," sebutnya. 

Dalam mendukung gerakan ekspor, pihkanya mengajak pemerintah daerah, kelompok petani, pengusaha, untuk duduk bersama memetakan potensi produk perkebunan yang bisa dieskpor dan bisa memenuhi persyaratan ekspor negara tujuan.

"Sama-sama kita bina dan petakan, petani lokal bisa produksi dan memenuhi persyaratan negara dituju, mutu dan kemanana pangan.

Sebetulnya sudah dilakukan sekarang menggalakkan ekspor dengan pemda akan kita kumpulkan potensi di babel, potensi eskpor apa saja dan ke negara mana. Khsusus ekspor itu seperti apa paket persyaratannya ini akan kita petakan," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati. )

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved