Berita Sungailiat

Reka Ulang, Adegan Ini Paling Sadis Saat Rizal Bunuh Domi Kupang

Reka ulang sebanyak 18 adegan ini diperagakan Tersangka Rizal, dalam agenda rekonstruksi di Mapolres Bangka

Reka Ulang, Adegan Ini Paling Sadis Saat Rizal Bunuh Domi Kupang
Istimewa
Rekonstruksi kasus Pembunuhan Domi Kupang yang dilakukan oleh Tersangka Rizal. Rekonstruksi digelar di Mapolres Bangka di Sungailiat, Jumat (15/3/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Aksi paling sadis diperagakan Rizal, mulai pada adegan ke  tujuh, saat ia menghujamkan pisau ke dada korban sebanyak dua kali.

Adegan ini berlanjut hingga akhirnya korban, Domi Kupang, kehabisan darah lalu merenggang nyawa.

Reka ulang sebanyak 18 adegan ini diperagakan Tersangka Rizal, dalam agenda rekonstruksi di Mapolres Bangka, Jumat (15/3/2019).

Rekontruksi dimulai pada adegan pertama, saat Tersangka Rizal mendatangi rumah  kontrakan korban, Domi Kupang, Jumat (22/2/2019) sekitar Pukul 19.10 WIB di Desa Balunijuk Merawang Bangka.

Ketika itu tersangka bermaksud pinjam uang, namun ditolak korban, yang merupakan pengawas pabrik bata, tempat tersangka bekerja. Menurut tersangka penolakan dilakukan korban secara kasar sehingga ia terpancing emosi.

Adegan selanjutnya tersangka langsung memukul korban, namun sempat dibalas korban tapi tak mengenai sasaran.

Tersangka kemudian membalikan tubuh dan melihat sebuah pisau tergeletak dekat dispenser rumah kontrakan korban. Pisau itu langsung ia raih dan kemudian tersangka membalikan badan kembali ke arah korban. 

Pada saat bersamaan tersangka menghujamkan pisau ke dada korban sebanyak dua kali (adegan ketujuh). Adegan selanjutnya, korban berusaha merebut pisau di tangan Tersangka Rizal namun gagal.

Justru sebaliknya, saat rebutan terjadi, keduanya malah terjatuh, dan pada saat itu pula Tersangka Rizal kembali menikam tubuh korban, bertubi-tubi.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Merawang Iptu R Guzel kepada Bangka Pos, Jumat (15/3/2019) mengakui adegan sadis dimulai pada adegan penikaman.

"Seluruh adegan penusukan (adegan utama). Korban meninggal bukan karena tusukan di organ vital, melainkan kehabisan darah," kata Kapolsek.

Adegan rekontruksi kemudian berakhir pada adegan ke 18, yaitu saat tersangka meninggalkan rumah kontrakan yang dihuni korban di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Bangka, beberapa saat setelah perkelahian sengit terjadi.

"Pada adegan ke 18, Tersangka Rizal keluar rumah kontrakan korban dan tersangka  membuang pisau di semak-semak 65 meter dari rumah kontrakan korban," jelas Kapolsek seraya menyatakan, setelah itu tersangka juga membuang bajunya yang berlumur darah korban.(bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved