Penembakan di Selandia Baru

6 Fakta Brenton Tarrant, Pelaku Teroris di Selandia Baru, Belajar Kekerasan dari Game

Inilah 6 Fakta Brenton Tarrant, Pelaku Teroris di Selandia Baru, Belajar Kekerasan dari Game

6 Fakta Brenton Tarrant, Pelaku Teroris di Selandia Baru, Belajar Kekerasan dari Game
Wartakota dan versatile1.wordpress.com
Penembakan Christchurch Mirip Game, Ternyata 5 Games Sadis Penuh Kekerasan Ini Berbahaya Lho! 

Di suatu bagian ia bertanya, "Apakah Anda diajari kekerasan dan ekstrimisme melalui permainan video, musik, film sastra?"

Tarrant menjawabnya, "Ya, Spyro The Dragon 3 mengajariku etnonasionalisme. Fortnite melatihku menjadi seorang pembunuh dan menyisir mayat musuh-musuhku."

Dalam videonya tersebut, Tarrant mengatakan ingin menghasut kekerasan dan secara langsung mengintimidasi para imigran untuk meninggalkan negara barat.

4. Kesaksian Mantan Atasan

Jauh sebelum aksi brutalnya, Tarrant bekerja sebagai seorang peatih kebugaran profesional di Big River Gym, Kota Grafton, New South Wales sebelah utara.

Dia bekerja di gym tersebut setelah lulus sekolah pada tahun 2009 hingga 2011.

Korban penembakan teroris di Selandia Baru dievakuasi. (TV New Zealand/AFP)

Penuturan Tracey Gray, manajer di tempat Tarrant bekerja, ia membenarkan jika pelaku penembakan sadis adalah mantan pegawainya.

Menurutnya, Tarrant berhenti bekerja di gym karena ingin berkeliling ke sejumlah negara Asia dan Eropa.

"Dia pelatih kebugaran yang sangat berdedikasi. Dia bekerja dalam program kami untuk melatih anak-anak di lingkungan secara gratis, dan dia sangat menyukai pekerjaan itu," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved