Berita Sungailiat

Enam Tahun Belajar Kopi, Mardi Sukses Jadikan Petaling Banjar Kebun Kopi Percontohan

bisnis kopi sangat menjanjikan. Pasalnya satu kali panen, ia bisa mendapakan keuntungan sebesar Rp 20 juta

Enam Tahun Belajar Kopi, Mardi Sukses Jadikan Petaling Banjar Kebun Kopi Percontohan
bangkapos.com/Dwi Ayu Mauleti
Mardi sedang memetik biji kopi miliknya, di Desa Petaling Banjar, Jum'at (16/3/2019) Siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sinar matahari terasa tepat berada di atas kepala, Sabtu (16/3/2019). Teriknya seakan-akan membakar ubun-ubun.

Namun, pria ini tak mau melewatkan hari-harinya bersama kopi.

Baginya, kopi adalah bagian hidup yang tak terpisahkan. Hidup tanpa kopi, bagi pria ini bagai memasak tak bergaram.

Mardi (40) nama pria itu. Gerakan tangannya begitu cekatan, tapi tak banyak bicara.

Lalu dia berjalan pelan mengambil sebuah ember kecil, tepat di belakang rumahnya di  Desa Petaling Banjar, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

Jari Mardi begitu lihai ketika memetik biji kopi langsung dari pohonnya lalu memasukkan ke ember.

Mardi bukan tanpa alasan melakukan aktivitas itu. Dia  menjadikan lahan miliknya percontohan kebun kopi sekaligus penanggung jawab Komunitas Petani Kopling Banjar (Kopi Petaling Banjar). 

"Awal mulanya saya suka kopi dan kemudian terbentuklah komunitas penyuka kopi. Saat ini komunitas sudah ada anggota 40 orang," ungkap Mardi.

Baginya tidak mudah untuk memulai semuanya. Ia harus belajar banyak hal mengenai kopi selama enam tahun lamanya. 

Hal ini dia lakukan untuk menciptakan pasar kopi di Bangka dan menambah penghasilan petani di desanya. 

Halaman
123
Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved