Berita Pangkalpinang

Bawaslu Babel Khawatir Surat Suara Terlambat Datang

Edi menambahkan jika ke khawatirannya cukup beralasan dikarenakan KPU akan melakukan pelipatan dan

Bawaslu Babel Khawatir Surat Suara Terlambat Datang
Bangka Pos / Hendra
Edi Irawan, Ketua Bawaslu Babel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Provinsi Bangka Belitung Edi Irawan mengatakan jika pihaknya belum mendapatkan temuan apapun, perihal logistik untuk pemilu yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

"Belum, informasi yang kami dapatkan dari KPU, untuk surat suara ada tiga jenis yang dalam proses pengiriman." ujar Edi, Senin (18/03/2019) saat ditemui di ruang kerjanya

Hal tersebut dikarenakan logistik pemilu yang berupa surat suara sedang dalam perjalanan menuju Provinsi Bangka Belitung, ia menambahkan jika ada tiga jenis surat suara yang saat ini sedang dalam perjalanan.

Yang pertama adalah DPRD provinsi, DPRD kabupaten kota, dan DPD.

Edi menambahkan jika ada rasa khawatir dari Bawaslu apabila surat suara yang sedang dalam pengiriman akan terlambat tiba, karena itu lah pihak Bawaslu selalu berkordinasi dengan KPU untuk terus memastikan agar surat suara tersebut sampai sesuai jadwal.

Dikarenakan Bawaslu dan KPU masih memiliki waktu tak lebih dari 30 hari lagi sebelum pemilu dimulai.

Edi menambahkan jika ke khawatirannya cukup beralasan dikarenakan KPU akan melakukan pelipatan dan penyortiran lima jenis Surat suara, dan jumlahnya ada jutaan.

"Ke khawatiran itu wajar lah ya, karena logistik surat suara ini cukup banyak."

Namun dirinya tetap optimis jika KPU akan mampu menjalankan semua tugas dengan baik dan sesuai jadwal.

Saat ditanyakan mengenai DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) yang berada di Provinsi Bangka Belitung, Edi mengatakan jika jumlah DPTb di Provinsi Bangka Belitung ada ribuan.

Oleh karena itulah dirinya mengimbau kepada para DPTb untuk ikut pro aktif berkordinasi dengan KPU agar bisa mendapatkan form C5, sebagai bukti bahwa mereka pindah memilih.

Karena hal ini juga menyangkut antisipasi jumlah kebutuhan logistik di TPS, ia menambahkan jika sesuai dengan undang-undang, ada tiga jenis pemilih di TPS.

Yang pertama pemilih berdasarkan DPTb, pemilih berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap), dan DPK (Daftar Pemilih Khusus). (Bangkapos/ Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved