Lion Air Jatuh

Gugat Boeing dan FAA, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Terus Berjuang Cari Keadilan

Hermann LawGroup telah mengajukan gugatan kepada Boeing atas kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 pada 29 Oktober

Gugat Boeing dan FAA, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Terus Berjuang Cari Keadilan
(KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA)
Aksi damai keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/12/2018). 

BANGKAPOS.COM--Setelah mengajukan gugatan kepada Boeing dan menuntut ganti rugi atas kecelakaan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 melalui Pengadilan Negeri Seattle, AS, keluarga korban kecelakaan juga akan mengajukan tuntutan kepada Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA).

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengacara Charles Hermann dari kantor Pengacara Hermann Law Group yang mewakili 21 keluarga korban dari 188 korban kecelakaan tersebut.

"Saya menekankan bahwa tadinya, sebelumnya, fokus kita hanya menuntut Boeing dan Lion Air, tetapi sekarang ada potensi pihak ketiga dituntut juga, yaitu FAA," ujar Charles di Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Charles menyebut, FFA lalai dalam menjalankan tugasnya sebagai regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat lantaran memberi sertifikasi terbang untuk produk pesawat terbang yang tidak memberikan informasi detil mengenai kondisi mesin pesawat.

Menurut dia, kesalahan FAA tersebut cukup fatal, sehingga pihak Hermann Law Group atas nama keluarga korban akan mengajukan permohonan gugatan hukum kepada ototitas penerbangan AS itu setelah yang sebelumnya gugatan juga diajukan kepada Boeing.

Namun, perlu waktu 6 bulan agar gugatan tersebut bisa diajukan ke pengadilan. Sebab, pengajuan gugatan baru bisa disetujui setelah melalui proses komplain kepada pihak pengadilan terlebih dahulu.

"Di bawah undang-undang Amerika Serikat kami baru bisa melakukan gugatan setelah melalui proses komplain kepada pengadilan. Sehingga pihak FAA bisa mengumpulkan bukti-bukti di mana posisi mereka saat ini," jelas Charles.

Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017).Facebook Lion Air Group Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017).

Yakin menang

Hermann LawGroup telah mengajukan gugatan kepada Boeing atas kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 pada 29 Oktober 2018 lalu.

Kantor pengacara tersebut cukup optimis bisa memenangkan gugatan yang menuntut Boeing untuk memberukan ganti rugi kepada keluarga korban.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved