Berita Pangkalpinang

Minggu Depan, 17.582 Siswa di Babel Bakal Ikut UNBK

Kita 100 persen UNBK dan semuanya telah siap baik perangkat maupun sistem dan kita sudah lakukan simulasi, memang

Minggu Depan, 17.582 Siswa di Babel Bakal Ikut UNBK
Bangka Pos / Hendra
M. Soleh, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 17.582 pelajar jenjang SMA/SMK/MA se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan mulai dilaksankan pekan depan, Senin (25/3) untuk jenjang SMK.

Tahun ini pelaksanaan Ujian Nasional di Babel 100 persen berbasis komputer. Babel menjadi bagian dari 6 Provinsi yang telah melaksanakan Nasional Berbasis Komputer, selain Yogyakarta, Jawa Timur, DKI dan Sulawesi.

Jadwal pelaksaan UNBK SMA/SMK berbeda, SMK mendapatkan giliran terlebih dahulu mulai tanggal 25-28 Maret , sedangkan untuk SMA/MA akan dilaksanakan pada 1,2,4, dan 8 April mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh mengatakan pihaknya sudah siap melaksanakan UNBK, simulasi UNBK bersama kementerian pendidikan juga sudag dilakukan. Uji coba atau try out yang diselenggarakan dinas sudah dilakukan dua kali guna mempersiapkan siswa.

UNBK memang tak menentukan kelulusan, pasalnya kelulusan ditentukan berdasarkan hasil Ujian Akhir Sekolah Berbasis Nasional (UASBN) dan uji kompetensi siswa. Kendati demikian UN tetap perlu dipersiapkan secara matang untuk memetakan mutu pendidikan.

"Kita 100 persen UNBK dan semuanya telah siap baik perangkat maupun sistem dan kita sudah lakukan simulasi, memang yang menentukan kelulusan itu UASBN tapi UNBK juga harus dipersiapkan secara matang, karena ini untuk pemetaan mutu," kata Soleh, Senin (18/3/2019).

Soleh tak memungkiri, masih ada sekolah yang belum melakukan secara mandiri atau menumpang, umumnya untuk jenjang MA. Namun, tak banyak lagi yang menumpang.

Ia menyebutkan, selain UASBN yang turut menentukan kelulusan ialah ujian kompetensi dan ujian praktek.

"Mata pelajaran yang di UN kan juga di UASBN, nanti juga ada ujian praktek mata pelajaran yang di UASBN kan, ini pelaksanannay setelah UNBK. Kalau SMK bisa mulai tanggal 1 April dan SMA bisa mulai setelah tanggal 8. Ini kita serahkan ke masing-masing sekolah," katanya.

Untuk tahun ini, pelaksanaa UNBK sama seperti tahun lalu yakni dilaksanakan selama tiga sesi per harinya, dengan waktu mengerjakan 2 jam per satu mata pelajaran. Pelaksanaan UNBK, umumnya dilaksanakan di Lab komputer.

"Untuk kelas I dan II ada kemungkinan diliburkan, tapi kita masih akan koordinasikan dulu, karena meskipun ujian dilaksanakan di lab takut nanti mengganggu jalannya ujian," katanya.

Dikatakannya, dalam UNBK siswa tidak bisa mencontek, pasalnya sudah ada puluhan ribu paket soal dan dipastikan tidak sama antar siswa.

"Ada soal essay 5 butir pada pelajaran matematika, dan tahun ini soal lebih banyak ke analisa karena untuk mengasah kemampuan siswa," sebutnya.(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved