Berita Pangkalpinang

MUI Babel Kutuk Aksi Terorisme di Selendia Baru, Berikut Isi Pernyataan Sikap

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan pernyataan sikapnya terkait aksi penembakan oleh teroris

MUI Babel Kutuk Aksi Terorisme di Selendia Baru, Berikut Isi Pernyataan Sikap
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Ketua MUI Babel, Zayadi. 

BANGKAPOS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan pernyataan sikapnya terkait aksi penembakan oleh teroris di dua masjid di Christchurch, Selendia Baru pada akhir pekan lalu.

Ketua MUI Babel, Zayadi mengatakan MUI Babel mengutuk secara keras perbuatan yang dianggap biadab dan tidak berprikemanusiaan serta tidak bisa ditolerir.

"Agama manapun, apalagi Islam tindakan teror suatu kegiatan keji yang bertentangan, dan tidak ada alasan apapun yang membernarkan tindakan teroris. MUI menyampaikan pernyataan mengutuk secara keras perbuatan itu dianggap biadap dan tidak berprikemanusiaan, dan tidak bisa ditolerir," katanya saat konfrensi pers, di Kantor MUI Babel, Senin (18/3/2019).

Ia menyebutkan, Islam sebagai agama yang memberikan rahmat mengutamakan kedamaian dan tidak ada ajaran Islam untuk melakukan aksi terorisme.

Tak dipungkirinya, ketika ada aksi terorisme umat Islam kerap disangkutpautkan, bahkan ada yang mengidentikkan terorisme dengan Islam.

"Kenapa islam sering diidentikkan dengan teroris, yang sering melakukan teror itu orang islam, padahal agama lain ini pun ada teror meneror. Kalau orang mengidentikannya hanya ingin menyudutkan islam, seperti di Selendia baru, pelakunya bukan orang muslim tapi korban orang muslim," katanya

Ada baiknya, jika ada tindakan terorisme tidak memberikan cap agamanya atau negaranya.

"Teroris ini bagian dangkalnya isu pemahaman, ketika ada hal seperti ini ada baiknya tidak menyalahkan agama, atau negara, tapi ini murni karena individu yang keliru memahami ajaran agamanya," sebutnya.

Dirinya juga mengingatkan, agar masayarakat dapat menahan diri dalam memaknai aksi teror sehingga dapat merusak persatuan dan kerukunan.

Adapun Isi dari Pernyataan Sikap MUI Babel, yakni

Pernyataan Sikap Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Terkait tragedi penembakan oleh teroris di dua buah masjid di Christchurch, Selendia Baru pada Jum'at 15 Maret 2019, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sikap sebagai berikut

1. Bahwa peristiwa penembakan tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama
2. Turut Prihatin dan berbelasungkawa serta empati yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarganya
3. Mengecam dan mengutuk keras perbuatan para teroris dan radikalis karena melakukan perbuatan biadab dan tidak berprikemanusiaan
4. Mengimbau umat Islam dimanapun berada untuk melakukan salat ghaib dan berdoa untuk para korban
5. Mengimbau semua pihak untuk menyikapi peristiwa tersebut secara bijaksana dan tidak berlebihan, serta tetap menjaga kerukunan dan kedamaian antar seluruh warga masyarakat
6. Meminta kepada pemerintah RI untuk menggunakan seluruh kemampuan dan jalur diplomatik untuk terus memperjuangkan dan ikut menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia sebagaimana diamanahkan oleh Pembukaan UUD 1945.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved