Penembakan di Selandia Baru

Ternyata Ini Alasan Brenton Tarrant Pilih Selandia Baru Lokasi Serangan Teror Penembakan

Sebelum melakukan aksi brutalnya di dua masjid di Christchurch, Brenton Tarrant mengunggah manifestonya ke internet.

Ternyata Ini Alasan Brenton Tarrant Pilih Selandia Baru Lokasi Serangan Teror Penembakan
fb
Brenton Tarran 

Pada 2011, Tarrant keluar dari pekerjaannya dan bepergian ke Asia dan Eropa.

Tarrant mengatakan, dia pernah bekerja sebentar sebelum menghasilkan uang dari Bitconnect, uang kripto seperti Bitcoin, lalu menggunakan uangnya untuk jalan-jalan.

Dalam perjalanannya, Tarrant berkunjung ke Eropa, Asia Tenggara, dan Asia Timur, bahkan ia pun sempat berkunjung ke Korea Utara, di mana dia berfoto bersama kelompok wisata di Monumen Samjiyon.

Tarrant kemudian tinggal di kota Dunedin, 350 kilometer dari Christchurch, sejak 2017.

Para tetangga menggambarkan Tarrant sebagai sosok pendiam tetapi gemar bercerita soal perjalanannya.

Tarrant juga dikonfirmasi sebagai anggota klub menembak Bruce Rifle Club di kota Milburn.

Wakil presiden klub Scott Williams menyebut, Tarrant menggunakan senapan semi-otomatis AR-15 dan senapan berburu saat berlatih di klub itu.

Sementara itu, dalam melakukan aksi kejinya di Christchurch, Tarrant dikabarkan menggunakan lima pucuk senjata berupa dua senjata semiotomatis dan dua shotgun.
Senjata Brenton Tarrant yang dipakai membantai di New Zealand
Senjata Brenton Tarrant yang dipakai membantai di New Zealand (istimewa)

 Tarrant, seperti diakui PM Jacinda Ardern, adalah pemilik sah lisensi kepemilikan senjata api.

"Saya mendapat informasi dia mendapatkan lisensinya pada November 2017," ujar PM Ardern.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved