VIDEO : Istri Nelayan Bangka Ikut Berdemo, Ini Keluhan Mereka

Demontran juga melontarkan berbagi tudingan karena menilai perusahaan itu yang justru mengadu domba mereka dengan pada penambang.

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tak pandang bulu, laki-laki maupun wanita ikut berdemo ria. Mereka datang sambil membawa kertas karton bertulisan hujatan pada perusahan plat merah,.PT Timah Tbk.

Kemarahan keluarga nelayan kali ini karena perusahan tersebut mengeluarkan ijin penambangan menggunakan ponton isap pertambangan (PIP) di Laut Pantai Remodong Belinyu.

Saat tiba di depan Kantor UPLB PT Timah di Belinyu Bangka,, demontran disambut barisan rapat polisi dan security perusahaan.

Aparat kemanan berupaya membuat pagar betis seraya menutup pagar portal, agar demontran tak bisa masuk ke halaman kantor perusahan itu.

Tapi apa yang terjadi, penutupan akses masuk malah membuat demontran semakin brutal.

Mereka mengamuk, seraya mendobrak pagar portal dan akhirnya berhasil masuk ke halaman depan kantor ini.

Seraya berteriak histeris, ratusan nelayan ini meminta Kepala UPLB PT Timah, Ali Samsuri keluar dari ruangannya.

Demontran juga melontarkan berbagi tudingan karena menilai perusahaan itu yang justru mengadu domba mereka dengan pada penambang.

Tak hanya mendobrak pagar portal, namun kaum ibu-ibu (IRT), istri nelayan embuat aksi melemparkan ikan segar, ke halaman kantor UPLB ini sebagai bentuk protes.

"Kami makan ikan bukan makan timah. PT Timah tidak memikirkan nasib kami. Wilayah tangkap kami dirambah.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved