UPDATE Survei LSI : Prabowo-Sandiaga Unggul di Kalangan Terpelajar, SMRC Ungkap Hasil Survei Terbaru

Penelitian yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan, pemilih dari kalangan terpelajar lebih banyak yang mendukung

UPDATE Survei LSI : Prabowo-Sandiaga Unggul di Kalangan Terpelajar, SMRC Ungkap Hasil Survei Terbaru
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Prabowo Subianto, menghadiri kampanye Partai Gerindra di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/3/2014). UPDATE Survei LSI : Prabowo-Sandiaga Unggul di Kalangan Terpelajar, SMRC Ungkap Hasil Survei Terbaru 

UPDATE Survei LSI : Prabowo-Sandiaga Unggul di Kalangan Terpelajar, SMRC Ungkap Hasil Survei Terbaru

BANGKAPOS.COM - Penelitian yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan, pemilih dari kalangan terpelajar lebih banyak yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Prabowo-Sandi unggul di kantong suara kalangan terpelajar," ujar peneliti LSI Ikrama Masloman dalam jumpa pers di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (19/3/2019). LSI melakukan survei pada 18-25 Februari 2019, dengan proses wawancara tatap muka kepada 1.200 responden.

Peneliti kemudian menanyakan pasangan calon mana yang akan dipilih oleh 9,3 persen responden yang tergolong sebagai kalangan terpelajar.

Dalam proses pengambilan data, selain wawancara, peneliti menggunakan simulasi surat suara. Hasilnya, 45,4 persen memilih Prabowo-Sandi.

Sementara, kalangan terpelajar yang memilih pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin jumlahnya 36,1 persen. Kemudian, ada 1,8 persen suara tidak sah.

Selain itu, ada 16,7 persen yang menyatakan rahasia dan tidak memutuskan pilihan. Menurut Ikram, berdasarkan dinamika dukungan yang diteliti sejak Agustus 2018 hingga Februari 2019, keunggulan Prabowo-Sandi di kalangan terpelajar mulai stabil rata-rata di atas 7 persen.

Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan melibatkan 1.200 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner.

Adapun, margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen. Peneliti menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) internal dalam penelitian.

Adapun, sumber dana tersebut berasal dari keuntungan jasa konsultan yang dilakukan di bidang politik

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved