Kriminalitas

Fauzi Habiskan Uang Curian untuk Main Game.

JPU menghadirkan saksi Windra Aditya selaku anggota kepolisian yang ikut dalam penangkapan terdakwa di Pasar ikan pasir putih Bukit Intan

Fauzi Habiskan Uang Curian untuk Main Game.
BANGKA POS/Rizky Irianda Pahlevy
Terdakwa Fauzi dalam kasus pencurian melakukan adegan ulang saat membobol pintu menggunakan linggis yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, Rabu (20/3) 

BANGKAPOS.COM -- Terdakwa Fauzi habiskan uang dari hasil curian untuk bermain game. Sidang dalam kasus pencurian dengan barang bukti 1 unit Handphone OPPO dan uang sejumlah Rp 1,8 juta kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, Rabu (20/3).

Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari Pihak Jaksa Penuntut (JPU).

JPU menghadirkan saksi Windra Aditya selaku anggota kepolisian yang ikut dalam penangkapan terdakwa di Pasar ikan pasir putih Kec. Bukit Intan pada 8 Desember 2018.

Saksi Windra mengungkapkan melakukan penangkapan berdasarkan laporan SPKT.

"Ditangkap karena melakukan pencurian berdasarkan laporan polisi. Lalu mengetahui pelaku karena menjual handphone di pasar, setelah dicek imei ternyata sama dengan laporan polisi," ujar Windra saat memberikan kesaksian di persidangan.

Windra menambahkan barang bukti diakui oleh terdakwa dan masih melakukan pengejaran terhadap Oca rekan terdakwa saat melakukan pencurian.

"Kami melakukan penangkapan bersama tiga anggota dan terdakwa mengakui barang bukti handphone Oppo itu. Untuk Oca masih dilakukan pencarian dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," tambah Windra

Setelah mendengarkan keterangan saksi Windra dalam persidangan, hakim ketua Corry Octarina mempersilakan terdakwa Fauzi untuk memberikan keterangannya.

Terdakwa Fauzi dalam keterangannya mengatakan, hasil dari curian digunakan untuk bermain game.

"Uang itu saya gunakan untuk main game," ujar terdakwa Fauzi dengan kepala menunduk.

Lebih lanjut Terdakwa Fauzi mengatakan, melakukan pencurian kerena ajakan Oca.

"Nongkrong pukul 01.30 lalu saat pulang ketemu Oca di depan pasar, terus saya diajak maling dan nyari rumah target itu jalan kaki," lanjut terdakwa Fauzi.

Terdakwa Fauzi menambahkan, Oca yang merusak pintu dengan mengunakan linggis.

"Oca ngambil besi itu dibengkel sekitar 50 meter, lalu pintu depan dicongkel dan kami masuk ngambil barang-barang dan kami bagi 2. Untuk Handphone itu saya jual di forum jual beli," tambah Fauzi.

(Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved