BangkaPosiana

Kawah Raksasa Berjuluk Pintu Neraka Sudah 40 Tahun Terbakar

Sebuah kawah berukuran raksasa berjuluk " Pintu Neraka" yang sudah terbakar selama 40 tahun belum lama ini didokumentasikan dengan menggunakan drone.

Kawah Raksasa Berjuluk Pintu Neraka Sudah 40 Tahun Terbakar
Shutterstock
Kawah Darvaza alias Pintu Neraka di Gurun Karakum, Turkmenistan. 

BANGKAPOS.COM - Sebuah kawah berukuran raksasa berjuluk " Pintu Neraka" yang sudah terbakar selama 40 tahun belum lama ini didokumentasikan dengan menggunakan drone.

Kawah Darvaza yang memiliki lebar 69 meter dan kedalaman 30 meter itu terletak di tengah gurun di Turkmenistan.

Kawah ini tercipta saat sebuah rig yang digunakan sekelompok teknisi Uni Soviet untuk  melakukan eksploasi gas, runtuh dan langsung menciptakan kawah raksasa itu.

Khawatir gas berbahaya keluar dari tempat itu menuju ke atmosfer, para teknisi tersebut kemudian membakar kawah baru itu.

Mereka berharap api akan mati dengan sendirinya setelah beberapa pekan. Nyatanya, sejak dinyalakan pada 1971, hingga saat ini api terus menyala.

Keunikan tempat ini justru menarik wisatawan yang penasaran datang ke wilayah Derweze, Turkmenistan yang jarang penduduk itu.

Operator drone dan fotografer Alessandro Begiojoso mengabadikan sederet foto luar biasa kawah raksasa itu.

"Kisah kawah ini amat menarik. Kisah ini berasal dari masa Uni Soviet saat para teknisi Rusia mencari gas di tempat ini," kata Alessandro.

"Sebuah kesalahan perhitungan memicu runtuhnya peralatan kerja saat itu dan menciptakan kawah raksasa," tambah dia.

Kawah ini terletak di tengah gurun Karakum dan berjarak sekitar 260 kilometer dari ibu kota Ashgabat.

Pada April 2010, Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov mengunjungi lokasi kawah dan meminta tempat tersebut ditutup pada 2013.

Presiden Berdimuhamedov juga mendeklarasikan bagian dri gurun Karakum tempat kawah itu berada menjadi bagian dari taman nasional. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kawah Berjuluk "Pintu Neraka" Ini Sudah 40 Tahun Terbakar

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved