Penembakan di Selandia Baru

Korban Tewas Korban Penembakan Brutal di Selandia Baru Mulai Dimakamkan

Pemakaman pertama para korban tewas akibat penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Korban Tewas Korban Penembakan Brutal di Selandia Baru Mulai Dimakamkan
instagram/ @makassar_iinfo
Capture, Salah satu anggota geng jalanan Mongrel Mob, di Selandia Baru saat bersalaman dengan korban dan keluarga korban 

BANGKAPOS.COM-- Pemakaman pertama para korban  tewas akibat penembakan brutal yang dilakukan Breton Tarrant di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru,  menewaskan 50 orang, sedang berlangsung.

Para relawan ikut terlibat membantu proses pemakaman dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.

Dalam tradisi Islam menyerukan agar jenazah sesegera mungkin dimakamkan, tetapi proses pemakaman korban tembakan tertunda karena proses identifikasi.

Zaid Mustafa (C, di kursi roda) menghadiri pemakaman ayahnya, Khalid Mustafa, dan saudara laki-lakinya, Hamza Mustafa, Rabu (20/3/2019). Keduanya menjadi korban penembakan masjid di Selandia Baru.
Zaid Mustafa (C, di kursi roda) menghadiri pemakaman ayahnya, Khalid Mustafa, dan saudara laki-lakinya, Hamza Mustafa, Rabu (20/3/2019). Keduanya menjadi korban penembakan masjid di Selandia Baru. (www.rte.ie)

Warga Australia, Brenton Tarrant, 28 tahun, yang menyebut dirinya penganut ideologi supremasi kulit putih, didakwa sebagai pelaku pembunuhan.

Pejabat kota Christchurch mengeluarkan panduan ketat kepada media massa menjelang proses pemakaman dan meminta agar keluarga korban dibiarkan sendirian.

"Jenazah akan dibawa ke lokasi, dibawa ke tenda pribadi yang telah dijadikan sebagai area keluarga," kata juru bicara dewan kota.

"Setelah disalatkan dalam waktu yang pendek, keluarga dan kawan-kawannya akan membawa jenazah ke liang, tempat jenazah akan diletakkan," tambahnya. (BBC Indonesia)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Jenazah Para Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru Mulai Dimakamkan, Relawan Ikut Membantu

Editor: nurhayati
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved