Public Service

KPPN Tanjungpandan Luncurkan Program Sauki

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan meluncurkan inovasi baru, yakni Sarana untuk Penguatan Kerja Sama Kelembagaan

KPPN Tanjungpandan Luncurkan Program Sauki
IST/DOKUMENTASI KPPN TANJUNGPANDAN
Kepala KPPN Tanjungpandan Rd Yen Yen Nuryeni (tengah) bersama Joni Iskandar dari PT Taspen Persero Cabang Pangkal Pinang dan Adelia dari BPJS Kesehatan, berfoto bersama saat peluncuran program Sauki, Kamis (21/3). 

POSBELITUNG.CO - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan meluncurkan inovasi baru, yakni Sarana untuk Penguatan Kerja Sama Kelembagaan antar Instansi (Sauki), Kamis (21/3).

Penguatan kerja sama kelembagaan ini dilakukan KPPN Tanjungpandan bersama PT Taspen (Persero) Cabang Pangkal Pinang dan BPJS Kesehatan Cabang Pangkal Pinang, dengan mengadakan layanan service point tentang Taspen dan kepesertaan JKN KISS, serta layanan unggulan lainnya milik PT Taspen dan BPJS Kesehatan pada KPPN Tanjungpandan.

Layanan Sauki dilaksanakan secara periodik dengan jadwal tatap muka di KPPN Tanjungpandan sebanyak lima kali sepanjang tahun 2019, yaitu 21 Maret, 20 Juni, 22 Agustus, 10 Oktober, dan 12 Desember. 

Selain jadwal tersebut, setiap hari KPPN Tanjungpandan menyediakan drop box yang akan menampung dokumen-dokumen persyaratan layanan program-program unggulan PT Taspen (Persero) Cabang Pangkal Pinang dan BPJS Kesehatan Cabang Pangkal Pinang, sehingga stakeholder tidak perlu datang langsung ke kantor-kantor cabang yang ada di Pangkal Pinang.

Dengan adanya Sauki ini, inovasi peningkatan layanan yang akan dirasakan oleh satker adalah SKPP untuk pegawai yang akan pensiun, langsung dikirim ke e-mail PT Taspen (Persero) Cabang Pangkal Pinang.

Jika semua persyaratan pensiun lengkap, maka pegawai tersebut langsung mendapat hak pensiunnya pada tanggal satu bulan berikutnya, tanpa harus datang langsung ke kantor PT Taspen (Persero) Cabang Pangkal Pinang. Tentu saja hal ini akan menghemat tenaga, waktu, dan biaya.

Mengenai BPJS Kesehatan, selama ini hak-hak ASN yang sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan belum dipahami dengan baik, sehingga pada saat diperlukan, banyak pegawai yang bingung untuk mengurusnya, seperti klaim ketika sakit. Hal itu disampaikan oleh narasumber dari BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Adelia.

Layanan Sauki ini adalah inovasi terbaru dari KPPN Tanjungpandan sebagai upaya peningkatan layanan dalam mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2019, setelah berhasil meraih unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2018 dari KemenPAN-RB.

"Sesuai dengan namanya yang merupakan nama peralatan rumah tangga khas Belitung yang berfungsi untuk menyaring, Sauki ini merupakan filter untuk mendapatkan layanan-layanan inti dari KPPN Tanjungpandan, PT Taspen (Persero) Cabang Pangkal Pinang, dan BPJS Kesehatan Cabang Pangkal Pinang," kata Kepala KPPN Tanjungpandan Rd Yen Yen Nuryeni dalam sambutannya, dikutip dari rilis yang diterima Pos Belitung.

Yen Yen Nuryeni menambahkan, sebagai role model (kantor rujukan) dalam membangun Zona Integritas di Belitung, pihaknya harus selalu siap melahirkan inovasi peningkatan layanan yang berbeda dari saat meraih WBK di tahun 2018. 

Sebelumnya juga, KPPN Tanjung Pandan telah meluncurkan inovasi bernama Lais (layanan istimewa), yaitu konsultasi kepada Customer Service Officer (CSO) KPPN Tanjungpandan secara online melalui aplikasi tidak berbayar bernama ZOOM Meeting.

"Berkat Lais, satker mitra KPPN Tanjungpandan tidak perlu keluar kantor untuk konsultasi ke CSO KPPN Tanjungpandan dan tetap bisa menyelesaikan tanggung jawabnya di tempat masing-masing secara efektif dan efisien," kata Yen Yen Nuryeni. (*)

Penulis: tidakada011
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved