BangkaPosiana

Biografi Charles Pretty Boy Floyd, Gangster Paling Dicari FBI

Seperti era 1930-an, seorang pria bernama Charles Arthur Floyd berjuluk "Pretty Boy" menjadi musuh publik nomor satu di Amerika Serikat.

Biografi Charles Pretty Boy Floyd, Gangster Paling Dicari FBI
Forbes
Charles Pretty Boy Floyd, buronan paling dicari FBI era 1930-an. 

Pihak berwenang meningkatan tekanan untuk menangkap buronan paling dicari tersebut.

Tahun-tahun terakhir

Setelah kematian gangster terkenal lainnya, John Dilinger, Floyd memegang gelar sebagai "Musuh Publik No.1" dan 23.000 dollar AS ditawarkan bagi siapa pun yang menangkapnya, baik hidup maupun mati.

Dengan menggunakan nama alias Tuan George Sanders, Floyd dapat mengelabui petugas selama setahun usai pembantaian di Kota Kansas. Dia bersembunyi bersama Richette dan dua perempuan, Rose dan Beulah Baird.

Aksi tipu dayanya berhasil diungkap setelah polisi mendapat laporan tentang individu mencurigakan. Richette ditangkap, sementara Floyd melarikan diri.

Dia kemudian ditemukan di ladang jagung Liverpool Timur dan baku tembak pun terjadi. Dia tertembak dua kali.

"Saya sudah selesai dengan kalian, kalian menembak saya dua kali," begitulah kata-kata terakhir yang terucap dari mulutnya.

Dua agen FBI memanggil ambulans, namun Floyd tewas 15 menit usia ditembak. Kematiannya tercatat pada 22 Oktober 1934.

Ribuan orang berkumpul untuk menghadiri pemakamannya di Akins Cemetery.

Setelah tiada, spekulasi seputar kematiannya terus menjadi misteri, seperti dia sebenarnya hanya menderita luka tembak.

Namun seorang agen FBI memutuskan untuk menembaknya hingga tewas setelah dia menolak untuk menjawab sejumlah pertanyaan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Biografi Tokoh Dunia: Charles "Pretty Boy" Floyd, Gangster Paling Dicari FBI

Editor: ediyusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved