Berita Pangkalpinang

Dinas Kesehatan Babel Siap Sambut Hari TBC Sedunia

Dalam hal TBC yang terpenting caranya agar bisa menemukan kasus sedini mungkin, sehingga bisa langsung diobati sampai dengan sembuh total.

Dinas Kesehatan Babel Siap Sambut Hari TBC Sedunia
Bangka Pos/ Muhammad Rizki
Hendri Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM  - Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung sudah memulai rangkaian peringatan hari TBC sedunia mulai dari awal tahun 2019. Hari TBC sedunia yang rutin diperingati setiap tanggal 24 Maret.

Puncak acara TBC di Provinsi Bangka Belitung akan digelar pada 27 Maret 2019, yang rencananya akan digelar di Hotel Bangka City.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangka Belitung Hendri mengatakan jika pihak dinas kesehatan sudah memulai rangkaian peringatan hari TBC sedunia sejak Februari 2019, pada tahap ini dinas kesehatan lebih mengedepankan peningkatan penemuan kasus.

Menurutnya dalam hal TBC yang terpenting caranya agar bisa menemukan kasus sedini mungkin, sehingga bisa langsung diobati sapai dengan sembuh total.

"Mangkanya sekarang slogan kita itu "TOSS" (Temukan Obati Sampai Sembuh)." ujar Hendri, Jumat (22/3) di ruang kerjanya.

Hendri menambahkan jika TBC menjadi prioritas nasional, hal ini dikarenakan di dunia data TBC di Indonesia cukup banyak, sehingga pada saat ini Indonesia menduduki peringkat ke tiga dalam jumlah penderita TBC.

Namun Hendri berharap jika di 20 35 Indonesia sudah bisa masuk di tahapan eliminasi TBC. Karena itulah pentingnya menemukan sedini mungkin semua kasus TBC, TBC laten, TBC resistensi obat, mau pun yang non resisten obat.

Lebih lanjut Hendri menjelaskan jika TBC non resistensi obat, adalah TBC dengan obat pertama bisa disembuhkan, sedangkan TBC resistensi obat, untuk TBC jenis ini ada beberapa faktor, satu diantaranya adalah penderita tersebut tertular dari penderita yang memang sudah terkena TBC resistensi obat. Dan kasus ini sudah ditemukan di Bangka Belitung.

TBC laten penderitanya secara fisik tidak menunjukkan gejala, tapi pada saat diperiksa hasilnya akan positif TBC.

Untuk rangkaian acaranya sendiri Handri menjelaskan jika, dinas kesehatan provinsi sudah memberitahukan kepada dinas kesehatan yang berada di kabupaten/kota di Bangka Belitung menbuat suatu gerakan yang mengajak dan melibatkan semua komponen termasuk masyarakat.

Pihak dinas kesehatan juga sudah membentuk yang namanya "Public Privat Mix" yang sudah menggabungkan semua lintas sektor, termasuk swasta untuk segera melaporkan jika menemukan kasus TBC.

Untuk pengobatan TBC, untuk saat ini sudah dibiayai oleh pemerintah, sehingga penderita TBC bisa berobat secara gratis. Penderita bisa langsung menghubungi puskesmas atau rumah sakit yang sudah ditunjuk sebagai layanan TBC.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved