Konsep Desa Doudo, Menanam Tumbuhan Kaya Manfaat, Memetik Rezeki dari Pekarangan Rumah

Ada yang unik dari desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Setiap RT yang terdapat di desa tersebut memiliki tema dan konsepnya

Konsep Desa Doudo, Menanam Tumbuhan Kaya Manfaat, Memetik Rezeki dari Pekarangan Rumah
nationalgeographic
Gapura Desa Doudo. 

Agar terhindar dari Demam Berdarah Dengue (DBD), maka warga di kampung ini harus menanam jahe, serai, dan lavender yang identik sebagai tumbuhan penghalau nyamuk.

Zubaidah, salah satu kader di Kampung Si Cantik Cerdas, mengatakan, setelah menerapkan konsep antijentik ini, nyamuk di rumahnya pun tidak sebanyak dulu.

“Kalau hujan, biasanya banyak sekali nyamuk di rumah, tapi setelah menanam ini, ya berkurang,” katanya. Ia menambahkan, jumlah anak-anak yang mengidap DBD di RT-nya pun menurun.

Selain itu, tanaman yang tadinya berfungsi sebagai pencegah nyamuk, kini bisa menjadi sumber penghasilan warga RT 1A. Mengusung nama Dangrehe, mereka memasarkan minuman dari jahe dan serai yang diambil dari pekarangan rumah masing-masing.

Desa Doudo mandiri ururan air.
 
Desa Doudo mandiri ururan air.

Kampung Sayur

Di kampung ini, warga RT 1B harus menanam berbagai jenis sayuran. Mulai dari sawi, bayam, kangkung, terong, dan lainnya.

Sama-sama memetik rupiah dari pekarangan rumah, warga Kampung Sayur pun mendapatkan penghasilan dari tanaman-tanaman di rumah mereka. Anggota Mbok Doudo yang memproduksi stik dan es krim sayur, biasanya akan membeli bahan baku dari warga RT 1B.

Namun, tantangan besar juga menghantui Kampung Sayur setiap musim kemarau. Dengan cuaca yang terik, sayur-sayur di pekarangan mereka pun sering layu dan kering. Oleh sebab itu, perlu perawatan yang lebih ketika musim kemarau datang.

Kampung Toga (Tanaman Obat Keluarga)

Lanjut menelusuri kampung selanjutnya, Anda akan menemukan tanaman obat keluarga di RT 2. Biasanya yang ditanam di Kampung Toga adalah olahan jamu seperti secang, kunyit, dan asam. Atas inovasinya ini, Kampung Toga sempat mendapat penghargaan Partisipasi Masyarakat Terbaik dalam Gresik Berhias Tahun 2016.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved