Kisah Cinta Terlarang Berujung Maut, Roni Diajak Ketemu Lalu Dibunuh dan Ditemukan Sudah Membusuk

Kisah Cinta Terlarang Berujung Maut, Roni Diajak Ketemu Lalu Dibunuh dan Ditemukan Sudah Membusuk

Kisah Cinta Terlarang Berujung Maut, Roni Diajak Ketemu Lalu Dibunuh dan Ditemukan Sudah Membusuk
TribunWow.com/Octavia Monica P
Ilustrasi Pembunuhan 

Akibat pukulan itu, korban akhirnya meninggal dunia dan Mabeos kembali ke Baloi Kolam Seolah tidak terjadi apa-apa.

Lima Pelaku Ditangkap Duluan di Batam

Setelah Polisi menemukan mayat Roni, Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Bahkan Polisi melakukan olah TKP Ulang di tempat penemuan mayat Roni.

Awalnya Polisi tidak bisa memastikan siapa identitas korban sehingga polisi membuat pengumuman dengan ciri-ciri korban dari hasil olah TKP.

Pengumuman tersebut disebar kemasyarakat dan akhirnya ada pihak keluarga yang mengatakan kalau dia kehilangan keluarganya.

Setelah dimintai keterangan, polisi akhirnya mengetahui Identitas korban.

Polisi mulai bekerja, dan mendapatkan informasi kalau korban tewas di Kroyok sejumlah orang dengan alasan perselingkuhan.

Dari sana polisi mulai menciduk satu persatu pelaku.

Ada yang ditangkap saat bekerja sebagai tukang parkir di Tanjung Uncang dan ada juga yang di cokok dirumahnya di baloi kolam.

Selain para pelaku ini, Polisi juga mengamankan Istri Mabeos.

Mabeos Lari ke Medan dan ditangkap di Bogor.

Dari hasil pemeriksaan ternyata istri Mabeos ini sempat pergi ke Medan bertemu Mabeos usai ia membunuh Roni.

Mabeos diketahui bersembunyi di Medan, polisi mengejar pelaku sampai ke beberapa wilayah kecil di Kabupaten Tobasa.

Selama satu minggu pelarian, tidak juga ditemukan dan akhirnnya polisi berniat untuk balik ke Batam karena semua petunjuk sudah buntu.

Namun perjuangan mereka belum berakhir, sesampai di Bandara Kualanamu hendak berangkat kembali ke Batam, Mabeos malah diketahui berada di Jakarta.

Tanpa pikir panjang, keberangkatan ke Batam langsung di batalkan, polisi hari itu juga langsung berubah haluan dan berangkat ke Jakarta.

Personil Polresta Barelang sampai ke Jakarta pada Sabtu 16 Maret 2019. Kemudian ia dikejar ke arah Bogor, Kab Jawa Barat.

Ia ditangkap oleh tim buser dipinggir jalan saat hendak membeli celana. Buser yang ketika itu tengah makan siang di warung sekitar tempat persembunyian Mabeos.

Untuk memastikan dan supaya tidak salah tangkap, seorang buser mendekati Mabeos dan memanggil namanya.

Di sanalah Mabeos dibekuk ketika ia menoleh kearah panggilan polisi.

Saat diamankan, ia pun sempat melarikan diri dan akhirnya dilumpuhkan polisi dengan timah panas. (tribunbatam.id/eko setiawan)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul TERUNGKAP! Dibuang ke Hutan Batam dengan Tangan Terikat, Roni Ternyata Dihajar di 4 Tempat Berbeda

Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved