Kobalen: Aspirasi Masyarakat Adalah Tanggung Jawab Kepada Tuhan yang Maha Esa

Program-program kesehatan dari pemerintah yang selama ini ada sudah bagus namun tidaklah cukup untuk

Kobalen: Aspirasi Masyarakat Adalah Tanggung Jawab Kepada Tuhan yang Maha Esa
Bangkapos
Kobalen: Aspirasi Masyarakat Adalah Tanggung Jawab Kepada Tuhan yang Maha Esa 

BANGKAPOS.COM--Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Peng. Masyarakat Kobalen berkunjung ke desa Bangka Kota, di sela-sela aktivitas nya, Jum'at (22/03).

Disana dia mendengarkan, mengamati, dan berbincang-bincang dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, salah satunya Elwan (30), yang paham betul bagaimana aktivitas serta rutinitas masyarakat di desanya, salah satunya berkenaan dengan pelayanan dan akses-akses kesehatan bagi masyarakat disana serta bagaimana pelaksanaan nya.

“Program-program kesehatan dari pemerintah yang selama ini ada sudah bagus namun tidaklah cukup untuk mengakomodir kebutuhan akan kesehatan bagi warga-warga yang berada di desa-desa apalagi yang tidak mampu.

Saya katakan bahwa perlu adanya fasilitas-fasilitas yang memadai untuk mendukung program-program tersebut apalagi di desa.

Kelayakan tempatnya, akses jalannya, ketersediaan alat transportasi nya, dan terpenting pelayanannya, itu semua harus sudah bisa dilakukan dengan optimal ,"ujarnya.

Adalah sesuatu yang harus dilakukan menurutnya dengan seksama sebagai bentuk jaminan atau komitmen seorang legislatif yang mengemban amanah masyarakat banyak.

Bagaimana legislatif dituntut untuk mampu mengupayakan fasilitas-fasilitas kesehatan yang diperuntukkan kepada warga sudah bisa optimal dirasakan dan tidak menyengsarakan dalam hal biaya yang dikeluarkan dengan program-program pemerintah yang ada.

Di lain sisi Kobalen juga mengakui, selain masih banyaknya warga-warga di Bangka Belitung terutama yang ada di desa-desa yang tidak menjadi peserta program kesehatan, dia juga menilai faktor kepercayaan publik juga mempengaruhi.

" Bagaimana tidak, saat mereka yang datang jauh-jauh ketika ingin berobat malah terhambat masalah biaya, terhambat ketersediaan obat, terhambat akan akses dan fasilitas yang ada, terhambat karena ini dan itu, apakah warga Bangka Belitung harus terus-menerus seperti ini? Mari kita semua sama-sama merubah keadaan ini dan mulai bergotong royong membenahi struktur yang salah ini," ucapnya.

KOBALEN menambahkan pada dasarnya, perlu ada sinergi dari pemerintah pusat sampai ke pemerintah daerah hingga desa untuk duduk bersama mencari kesepakatan untuk menjamin kehidupan warga yang pendapatannya dibawah rata-rata, apakah kemudian biaya-biaya pengobatan nantinya akan dibayar pemerintah.

Halaman
12
Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved