Berita Pangkalpinang

631 Perkara APK Dilaporkan ke Bawaslu

Bawaslu hingga saat ini telah menerima 631 laporan pelanggaran APK para caleg.

631 Perkara APK Dilaporkan ke Bawaslu
(BANGKAPOS.COM/Rizky Irianda Pahlevy)
KPU Kota Pangkalpinang masih melakukan proses pelipatan surat suara, Senin (25/3). 

BANGKAPOS.COM--Bawaslu hingga saat ini telah menerima 631 laporan pelanggaran APK para caleg.

Menurut Novrian Saputra bagian hukum penindakan pelanggaran dan sengketa  penindakan terhadap APK (Alat Peraga Kampanye) diberikan wewenang kepada pengawas kecamatan.

"Terkait temuan di Bawaslu kita masih terkait masalah APK, jadi APK yang kemarin sudah kita tertibkan merupakan bagian dari temuan. Untuk proses penindakannya itu rekomendasinya kita turunkan di tingkat pengawas kecamatan," ujar Novrian Saputra saat ditemui di kantor Bawaslu Kota Pangkalpinang.

Novrian menambahkan, selain APK terdapat laporan terhadap media sosial.

"Sudah ada beberapa laporan dari sudah beberapa bulan yang lalu kurang lebih itu terkait APK yang rusak dan ada juga media sosial. Media sosial itu dia melaporkan terhadap akun, karena memang fungsi dan kewenangan kita tidak bisa menindak suatu akun maka kita rekomendasikan ke kepolisian waktu itu," tambah Novrian.

Lebih lanjut Novrian mengatakan, belum ada masyarakat yang melaporkan secara resmi kepada Bawaslu.

"Ya semuanya itu laporan dari partai politik. Tidak ada masyarakat yang secara resmi melaporkan kepada kami. Kebanyakan masyarakat hanya melaporkan melalui telepon, chat WhatsApp atau yang lain kalau yang resmi belum ada," lanjut Novrian.

Sementara itu KPU Kota Pangkalpinang masih melakukan proses pelipatan surat suara. Berdasarkan pantauan Bangka Pos, terlihat beberapa orang masih sibuk melipat suara dan terdapat 2 kardus besar yang menjadi wadah surat suara yang rusak.

Sampai saat ini belum ada laporan mengenai jumlah surat suara yang rusak karena masih dalam tahap pelipatan surat suara.

(BANGKAPOS.COM/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved