BangkaPosiana

Biografi Tokoh Dunia: Geronimo, Pejuang Suku Apache yang Sempat Jadi Tahanan Perang

Geronimo atau Gooyale (berarti orang yang menguap) merupakan pemimpin sekaligus dukun dari kelompok Bedonkohe, Suku Apache.

Biografi Tokoh Dunia: Geronimo, Pejuang Suku Apache yang Sempat Jadi Tahanan Perang
via Biography
Geronimo. Pejuang terakhir dari Suku Apache. 

Puncaknya pada musim panas 1886, Geronimo sepakat menyerah setelah lokasinya ditemukan pasukan AS di bawah pimpinan Jenderal George Crook.

Ketika Geronimo menyerah, dia membawa senapan model Winchester 1876 lever-action dengan laras berselimutkan perak, serta nomor seri 109450.

Selain itu, dia juga memiliki pistol revolver Colt Single Action Army dari bahan nikel serta gading, dan pisau Sheffield Bowie.

3. Jadi Tahanan Perang dan Kematian
Geronimo bersama orang Apache lain, termasuk yang menjadi pemandu pasukan AS, diperlakukan sebagai tahanan dan dikirim ke Fort Sam Houston di Sant Antonio, Texas.

Militer menahan mereka selama enam pekan sebelum dipindahkan ke Fort Pickens di Pensacola, Florida. Keluarga Geronimo ditempatkan di Fort Marion.

Pemindahan itu dilakukan guna menghindari manuver pemerintah sipil Arizona yang berniat mengadili mereka atas kejahatan membunuh orang Amerika selama perang.

Ketika Geronimo di tahanan, para pengusaha kemudian mempunyai ide untuk menjadikan pahlawan Apache itu sebagai atraksi wisata.

Kurang dari 10 tahun setelah dia menyerah, Geronimo diperlakukan bak selebriti. Pada 1905, dia menerbitkan otobiografinya.

Di tahun yang sama, dia mempunyai kesempatan bertemu Presiden Theodore Roosevelt dan mendesaknya untuk membiarkan rakyatnya kembali ke Arizona meski gagal.

Kematian Geronimo diduga terjadi pada Februari 1909. Saat itu, dia terlempar ketika berkuda, dan harus menghabiskan malam di udara dingin.

Ketika seorang teman menemukannya keesokan paginya, kondisi Geronimo sudah mengkhawatirkan. Dia meninggal akibat pneumonia pada 17 Februari 1909 dalam usia 79 tahun.

Di ranjangnya di Fort Still Oklahoma, Geronimo sempat mengaku kepada keponakannya bahwa dia menyesali perbuatannya mengapa menyerah kepada AS.

"Saya seharusnya tidak pernah menyerah. Saya seharusnya berjuang hingga menjadi pejuang terakhir yang masih berdiri," ujar Geronimo dalam kalimat terakhirnya.

Dia dimakamkan di Fort Still bersama orang Indian lainnya di Pemakaman Tahanan Perang Apache Indian. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Biografi Tokoh Dunia: Geronimo, Pejuang dari Suku Apache

Halaman sebelumnya
Tags
Biografi Tokoh Dunia
Biografi
Buku biografi
Geronimo
Berita Terkait :#BangkaPosiana
Editor: ediyusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved