MUI Belum Tentukan Fatwa Haram Game PUBG: Kalau Mencelakakan Bisa Dilarang

Anwar Abbas menjelaskan MUI akan mendengarkan pendapat dari berbagai pihak sebelum mengeluarkan fatwa.

MUI Belum Tentukan Fatwa Haram Game PUBG: Kalau Mencelakakan Bisa Dilarang
Giovannia Whelly
Ilustrasi PUBG Mobile: Zombie Mode 

BANGKAPOS.COM--Berbicara tentang wacana pelarangan video game Player Unknowns Battlegeounds (PUBG), Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan pada dasarnya permainan virtual seperti itu diperbolehkan.

Namun, jika terbukti mencelakakan permainan tersebut bisa dilarang.

“Pada dasarnya diperbolehkan, tapi kalau terbukti mencelakakan bisa dilarang, misal kalau main tembak-tembakan pakai ‘debok’ (batang) pisang ya tidak apa-apa, tapi kalau tembak-tembakan beneran bagaimana,” ungkap Anwar Abbas di Hotel Cempaka, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Anwar Abbas menjelaskan MUI akan mendengarkan pendapat dari berbagai pihak sebelum mengeluarkan fatwa.

“Sore ini kami mulai bahas, MUI mendengarkan berbagai pendapat dahulu, kemudian MUI bertanya kepada yang berkompeten, kami lihat dari segi agama karena agama kan melihat yang terbaik bagi kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Ia memperkirakan keputusan apakah fatwa haram pantas diberikan untuk video game PUBG atau tidak baru bisa dikeluarkan paling cepat awal April 2019.

“Karena untuk mengeluarkan fatwa ada prosesnya,” kata Anwar Abbas.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wacana Fatwa Haram Game PUBG, MUI: Kalau Mencelakakan Bisa Dilarang

Editor: khamelia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved