Harga Tiket Pesawat Tinggi Sektor Pariwisata Lesu, Maskapai Penerbangan Diultimatum

Tingginya harga tiket pesawat sejak akhir tahun 2018 lalu hingga saat ini membuat masyarakat mengeluh.

Harga Tiket Pesawat Tinggi Sektor Pariwisata Lesu, Maskapai Penerbangan Diultimatum
pos belitung
Pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia, di apron Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Jumat (2/9/2016). 

BANGKAPOS.COM-- Tingginya harga tiket pesawat sejak akhir tahun 2018 lalu hingga saat ini membuat masyarakat mengeluh. Tentu saja banyak dampak terhadap melambungnya harga tiket pesawat. Bahkan menyebabkan lesunya sektor pariwisata di daerah.

Untuk mengatasi kondisi ini pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan tarif tersebut.

Terbaru, rapat antara Menko Kemaritiman, Kementerian Perhubungan dengan pemangku kepentingan dilakukan Senin (25/3/2019).

Dalam notulen rapat yang beredar, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyayangkan harga tiket pesawat yang tidak kunjung turun.

Padahal, pemerintah sudah sering menghimbau kepada operator airlines.

Akibatnya muncul kegaduhan ditingkat masyarakat.

Oleh karena itu, Luhut meminta Garuda Indonesia sebagai leading nasional airlines agar segera menurunkan harga tiket.

Selain itu, pihaknya akan menghubungi AKR agar dapat segera mendapat izin untuk menjadi kompetitor Pertamina dalam menyediakan avtur pesawat.

Luhut juga memberi ultimatum kepada maskapai penerbangan agar penurunan tiket pesawat di semua rute terhitung pada awal April 2019.

Pasalnya, dengan kenaikan harga tiket pesawat ini telah mengakibatkan sektor pariwisata terkena dampak.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved