Berita Pangkalpinang

Video Detik-detik Penangkapan Pelaku Pencurian dengan Cara Pecah Kaca Mobil Korban di Pangkalpinang

Kronologi kejadian saat mobil korban parkir di depan Masjid Muhajirin lalu tersangka Yogi memecahkan kaca mobil.

Video Detik-detik Penangkapan Pelaku Pencurian dengan Cara Pecah Kaca Mobil Korban di Pangkalpinang

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG -- Polsek Taman Sari Kota Pangkalpinang gelar Press release pelaku Yogi (24) yang melakukan aksi kejahatan di 3 tempat berbeda di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (27/3/2019).  

Press release yang dipimpin Kapolsek Taman Sari AKP Teguh Setiawan mengungkapkan, terdapat 3 laporan polisi terhadap pelaku Yogi.

"Terdapat 3 laporan polisi, 2 laporan polisi Polsek Taman Sari dan 1 laporan polisi Polres Pangkalpinang," ujar AKP Teguh Setiawan saat memberikan keterangan pada press release. 

Kronologi kejadian saat mobil korban parkir di depan Masjid Muhajirin lalu tersangka Yogi memecahkan kaca mobil.  

"Kejadian pada 23 Februari 2019 pukul 15.15 saat mobil korban terparkir di depan Masjid Muhajirin, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang. Pelaku memecahkan kaca mobil sebelah kiri bagian depan mobil saat korban berada di Masjid," kata AKP Teguh Setiawan.

Beberapa barang milik korban seperti, tas rajut berwarna hitam berisikan dompet, handphone merk Samsung dan uang sejumlah Rp 7 Juta dibawa pelaku Yogi.

"Untuk kerugian LP kami ada Rp 7 juta, lalu LP Polres Pangkalpinang Rp 10 juta dan LP di kami juga ada Rp 1,7 juta," tambah AKP Teguh Setiawan. 

Modus yang digunakan pelaku menurut AKP Teguh Setiawan dengan menggunakan busi.

"Pelaku menggunakan busi yang sudah di kasih sedikit air ludah. Kemudian pelaku melemparkan busi ke sebelah kiri bagian depan kaca mobil sehingga diambil uang, buku, handphone dan tas berisi SIM," tambah AKP Teguh Setiawan.

Lebih lanjut AKP Teguh Setiawan mengatakan pelaku disangkakan dengan pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP pidana.

"Pelaku bukan residivis dan pelaku disangkakan dengan pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP pidana, perbuatan diancam dengan pidana 7 tahun," kata AKP Teguh Setiawan. (Bangka Pos/r4).

Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved