Berita Pangkalpinang

2019, Baznas Targetkan Pengumpulan Zakat Bangka Belitung Rp 25 Miliar

Alhamdulillah selalu meningkat, mungkin di tahun 2019 ini target kita di kisaran Rp 22-25 Miliar

2019, Baznas Targetkan Pengumpulan Zakat Bangka Belitung Rp 25 Miliar
Bangkapos/Muhammad Rizki
Suasana Rapat Koordinasi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), pada hari Kamis (28/03/2019) di Sun Hotel Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Bangka Belitung mengadakan Rapat Koordinasi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), pada hari Kamis (28/03/2019) yang bertempat di Sun Hotel Pangkalpinang.

Ketua Baznas provinsi Bangka Belitung Sofyan Tsauri mengatakan jika acara ini ditujukan untuk para UPZ yang ada di kantor-kantor pemerintahan dan swasta, untuk diberikan petunjuk tentang sistem pengumpulan zakat.

Sofyan pun menambahkan jika acara rapat  koordinasi ini juga ditujukan agar setiap tahunnya ada peningkatan dalam pengumpulan zakati di provinsi Bangka Belitung

Dan untuk di provinsi Bangka Belitung, potensi pengumpulan zakat selalu mengalami tren positif atau selalu meningkat.

Untuk tahun ini target pengumpulan zakat di provinsi Bangka Belitung ada dikisaran Rp 22-25 Miliar.

"Alhamdulillah selalu meningkat, mungkin di tahun 2019 ini target kita di kisaran Rp 22-25 Miliar." ujar Sofyan, Kamis (28/3) saat ditemui di lokasi acara.

Sofyan menambahkan jika rapat koordinasi sejenis akan terus dilanjutkan, seperti besok hari Jumat (29/03/2019) Baznas akan mengumpulkan semua pengurus Baznas provinsi Bangka Belitung di kantor Baznas untuk kembali melakukan rapat koordinasi.

Rapat koordinasi seperti ini menurut Sofyan penting dilakukan, dikarenakan persepsi dan pemahaman tentang pengumpulan zakat masih banyak yang belum seragam. 

"Pemahaman orang mengenai zakat itu masih belum seragam, masih ada yang mengatakan sunah, padahal pengumpulan zakat ini hukumnya wajib bagi yang sudah memenuhi syarat."

Terlebih lagi tujuan utama dari Baznas yang bekerja sama dengan pemerintah daerah ini menurut Sofyan adalah untuk mengentaskan kemiskinan, dengan cara mengumpulkan zakat dari mereka yang mampu dan sudah wajib berzakat, yang kemudian akan dibagikan kepada fakir miskin, dan orang yang berhak menerima zakat.

"Jadi intinya zakat itu dari umat untuk umat." pungkas Sofyan. (Bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved